Berita

ist

Dunia

Anggap Legalkan Aborsi, Uskup Filipina Tolak RUU Kesehatan Reproduksi

MINGGU, 16 DESEMBER 2012 | 13:19 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Para pemimpin Gereja di Filipina mengatakan pada Sabtu (15/12) bahwa mereka akan menolak RUU yang akan membatasi jumlah kelahiran untuk mengurangi kemiskinan. Para Uskup beralasan bahwa RUU ini merupakan salah satu langkah pemerintah yang berpotensi melegalkan aborsi.

Mereka bahkan menyerukan ke setiap gereja-geraja Katolik di Filipina bahwa RUU Kesehatan Reproduksi yang dipromosikan pemerintah berpotensi mengancam moral negara.

"RUU Kesehatan Reproduksi, jika disahkan menjadi UU akan menempatkan resiko moral bangsa. Mentalitas kontrasepsi adalah ibu dari mentalitas aborsi," tulis mereka dalam surat yang diposting di situs Konferensi Uskup Katolik Filipina, seperti dikutip The West Australian (Minggu, 16/12).


Namun demikian, para pendukung RUU tersebut menyangkal bahwa ini akan mempromosikan aborsi. Pasalnya pemerintah konstitusi Filipina sudah dengan tegas melarang tindak aborsi. Mereka menyebut RUU ini semata-mata hanyalah untuk mengurangi angka kemiskinan di Filipina.[ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya