Berita

barack obama/ist

Dunia

Presiden Obama Teteskan Air Mata Saat Tanggapi Penembakan Massal di Connecticut

SABTU, 15 DESEMBER 2012 | 11:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Amerika Serikat Barack Obama tak kuasa menahan derai air mata kala berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih, Jumat (14/12) waktu setempat untuk menanggapi penembakan massal yang tejadi di sebuah sekolah dasar di Connecticut.

"Saya tahu, tidak ada satupun orang tua di Amerika yang tidak merasakan kesedihan dalam peristiwa ini," kata Obama sambil menyeka air matanya dan sesekali terlihat terisak, seperti dikutip RIA Novosti (Sabtu, 15/12).

Obama juga turut mendoakan para korban dan mengatakan bahwa reaksinya ini adalah panggilan dari hati kecilnya sebagai seorang presiden dan juga sebagai seorang ayah yang memiliki dua anak perempuan berusia 11 dan 14 tahun.


"Mayoritas dari mereka yang meninggal adalah anak-anak kecil antara lima sampai 10 tahun. Mereka masih memiliki mimpi yang panjang. Ulang tahun. Wisuda. Pernikahan. Anak-anak mereka sendiri," lanjut Obama.

Peristiwa ini bermula saat, Adam Lanza yang merupakan anak kandung salah seorang guru di SD Sandy Hook di kota Newtown, Connecticut, melakukan penembakan secara membabi buta ke sebuah ruang kelas SD tersebut. Aksi dari pemuda berusia 20 tahun ini telah menewaskan 20 anak-anak, enam orang dewasa dan diakhir aksinya ia menembakan senjatanya ke arah dirinya sendiri.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya