Berita

john allen/ist

Dunia

Misi Penyelamatan Dokter AS Tewaskan Tujuh Milisi Taliban

MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 19:36 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Serangan yang dilakukan Tentara AS demi menyelamatkan seorang dokter Amerika yang diculik di Afghanistan Timur pada Minggu (09/12) telah menewaskan tujuh orang gerilyawan Taliban.

Misi tersebut diluncurkan ketika pihak intelijen AS mengetahui bahwa Dr. Dilip Joseph disandera oleh gerilyawan Taliban, Pasukan Bantuan Keamanan NATO mengatakan, sebagaimana yang dilansir Sydney Morning Herald (Minggu, 09/12).

Seorang juru bicara ISAF mengatakan tim penyelamatan segera dikerahkan ketika pihak intelijen menunjukkan bahwa ia berada dalam bahaya.


"Kami merasa harus bertindak. Tujuh penculik dokter tersebut tewas dalam operasi yang melibatkan gabungan pasukan AS dan Afghanistan," lanjutnya.

Komandan pasukan AS dan ISAF di Afghanistan, Jenderal John Allen, mengaku bangga dengan kinerja pasukan Amerika dan Afghanistan yang berhasil melakukan operasi ini.

"Misi hari ini telah menunjukkan komitmen kami tak tergoyahkan untuk mengalahkan Taliban," ujar John Allen.

Joseph diculik pada tanggal 5 Desember lalu oleh gerilyawan Taliban di Surobi, sebuah distrik di Kabul. Sebuah sumber keamanan mengatakan dokter tersebut sedang terlibat dalam pembangunan sebuah klinik di Afghanistan.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya