Berita

Kate Middleton/IST

Dunia

KEMATIAN PERAWAT KATE MIDDLETON

Pihak Rumah Sakit Panggil Pemilik Radio

MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 18:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang pemilik stasiun radio Australia dipanggil pihak rumah sakit King Edward VII untuk menghadiri pertemuan darurat pada Minggu (09/12).

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas telepon hoax yang diduga menjadi penyebab kematian Jacintha Saldanha, seorang perawat Kate Middleton.

Pemilik stasiun radio 2Day FM, Moore Wilton sedang mempertimbangkan surat dari kepala rumah sakit King Edward VII, Lord Simon Glenarthur, yang memprotes telepon hoax dua orang penyiar radionya yang berusaha menggali informasi seputar kehamilan istri Pangeran William.


"Kami sedang mempertimbangkan surat itu dan saya akan menanggapinya setelah saya membahasnya dengan rekan-rekan saya hari ini," kata Moore Wilton, seperti yang dikutip The West Australian (Minggu, 09/12).

Dalam surat panggilannya, Glenarthur mendesak Wilton untuk memastikan bahwa tipuan seperti panggilan telepon yang pernah terjadi, tidak akan terulang lagi.

"Saya tahu anda tidak bisa merubah semua yang telah terjadi. Tetapi saya akan mendorong anda untuk mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa insiden semacam itu tidak akan pernah bisa diulang lagi," tulis Glenarthur.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya