Berita

kepulauan spratly/ist

Dunia

Dilarang Eksplorasi Minyak, Warga Vietnam Protes Kedubes China

MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 15:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Warga Vietnam memprotes keras tindakan pemerintah China melarang Vietnam mengeksplorasi minyak di wilayah yang masih disengketakan di Laut China Selatan.

Sedikitnya 30 warga Vietnam menyambangi Kedubes China di Hanoi sambil membentangkan spanduk dan berorasi  sebagai aksi protes mereka atas sikap Beijing yang melarang Hanoi mengeksplorasi minyak di Kepulauan Spratly, padahal wilayah ini bukan milik China dan masih disengketakan oleh beberapa negara lain seperti Brunai, Malaysia, Filipina dan Taiwan.

Beruntung dalam aksi tersebut, polisi bertindak cepat memaksa pengunjuk rasa memasuki mobil polisi dan membawa mereka pergi.


Seperti dilansir Reuters (Minggu, 9/12), protes ini juga dilakukan di pusat kota Ho Chi Minh City. Lagi-lagi petugas keamanan berhasil menghentikan aksi ini dengan menyita spanduk yang dibawa oleh pengunjuk rasa dan membubarkan kerumunan

Aksi protes terhadap China digelar setelah Beijing menuntut Hanoi untuk berhenti mengeksplorasi minyak unilateral di perairan yang disengketakan.

Tidak hanya itu saja, kemarahan para demonstran ini pernah memuncak pada 4 Desember lalu kala kapal China dituding telah menyabotase operasi gas Vietnam dengan cara memotong kabel seismiknya.

Tak pelak rangkaian permasalahan ini semakin meningkatkan ketegangan dalam sengketa wilayah maritim berkepanjangan antara dua negara tetangga ini.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya