Berita

Jimmy Carter /ist

Dunia

Mantan Presiden AS: Banyak Orang Tak Bersalah Jadi Korban Pesawat Tak Berawak AS

MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 14:32 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Maraknya serangan yang diluncurkan Amerika Serikat ke negara lain dengan menggunakan pesawat tak berawak membuat mantan Presiden AS Jimmy Carter angkat bicara.

Ia pun mengecam tindakan semena-mena AS yang telah melanggar kedaulatan negara lain itu. Carter, yang menjabat sebagai Presiden AS 1976-1980, beralasan bahwa pesawat tak berawak AS telah mengenai korban secara acak termasuk menewaskan beberapa perempuan dan anak-anak dalam setiap aksinya.

"Saya pribadi berpikir, kami (AS) telah melakukan hal yang sangat berbahaya. Banyak orang yang tidak bersalah menjadi korban dari serangan pesawat kami," ujar Carter, seperti yang dikutip The News International (Minggu, 9/12).


Ia juga menyimpulkan bahwa membunuh warga sipil dalam setiap serangan justru akan memelihara terorisme. Ini karena serangan itu akan memicu balas dendam dari para keluarga korban.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya