Berita

arbi sanit/ist

Politik

SETAHUN ABRAHAM PIMPIN KPK

Abraham Samad Terbukti Berani dan Jujur

RABU, 05 DESEMBER 2012 | 20:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Abraham Samad satu tahun terakhir cukup menggembirakan. Penahanan terhadap jenderal bintang dua Djoko Susilo membuktikan bahwa Ketua KPK punya keberanian dalam memberantas korupsi.

"Dulu saya tidak cepat-cepat katakan Abraham hebat karena dia datang dari daerah yang permainan hukumnya gila-gilan. Tapi sekarang terbukti ada keberanian dari dia," kata guru besar ilmu politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (5/12).

Keberanian Abraham menjebloskan bekas orang nomor satu di Korlantas Polri Djoko Susilo, katanya, perlu diacungi jempol. Padahal sebelumnya sempat ada upaya penghalangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Sejauh ini, lanjut Arbi, pemberantasan korupsi oleh KPK di bawah kendali Abraham Samad cukup bisa diandalkan. Kasus Century yang bertahun-tahun mandek terbukti juga bisa ditingkatkan statusnya ke penyidikan dan menetapkan Siti Fadjriah dan Budi Mulya sebagai pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban.

"Masalah SBY Boediono jatuh karena Century itu bukan urusan KPK. Tapi Abraham perlu dikasih jalan terus, diberikan kesempatan. Dia punya ketegasan, kebaranian, dan kejujuran," tandasnya.

Perlu diketahui, Abraham Samad terpilih sebagai ketua KPK pada 2 Desember 2011. Bersama tiga pimpinan KPK lainnya yaitu Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja dan Zulkarnaen, Abraham kemudian dilantik secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dua pekan kemudian. Artinya tinggal menghitung hari saja usia satu tahun Abraham memimpin KPK. [dem]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya