Berita

ilustrasi bom nuklir/ist

Dunia

AS Geram Korut Kirim Peralatan Nuklir ke Myanmar

SABTU, 01 DESEMBER 2012 | 14:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beredarnya kabar mengenai adanya upaya pengiriman materi yang bisa digunakan untuk pengayaan uranium dari Korea Utara ke Myanmar membuat pemerintah Amerika Serikat geram.

Isu yang beredar dari surat kabar Jepang, Asahi Shimbun, beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa Korut berupaya untuk material nuklir untuk pengayaan atau bahkan untuk pengembangan rudal. Materi-materi nuklir itu dikirim melalui China ke Myanmar.

Menurut surat kabar itu, pihak berwenang Jepang berhasil menyita pipa besi dan aluminium dengan spesifikasi tinggi. Penyitaan ini dilakukan Jepang atas permintaan AS, saat kapal yang membawa kargo itu berlabuh di Tokyo, Agustus lalu.


Untuk membuktikan kebenaran berita tersebut, AS melalui Senator Richard Lugar mengirim surat kepada Presiden Myanmar Thein Sein untuk membuka materi yang dikirim Korut ke Myanmar. Lugar juga mendesak Presiden Thein Sein untuk memberi tahu untuk apa bahan-bahan nuklir tersebut dikirim ke Myanmar. Demikian diberitakan Associated Press, (Sabtu, 1/12).
 
Laporan mengenai penyitaan adanya bahan nuklir ini menimbulkan kekhawatiran apakah Myanmar akan menepati janjinya untuk memutuskan hubungan militer dengan Korut. Pasalnya, selama ini Korut diyakini telah memberikan bantuan teknologi rudal balistik secara rutin untuk Myanmar.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya