Berita

Toyota Group

Otomotif

Toyota Group Siapkan Mobil Komersil Baru Di Indonesia

Kuasai Pasar 36,2 Persen
SABTU, 01 DESEMBER 2012 | 08:01 WIB

Untuk perkuat pasar mobil multi-purpose vehicle (MPV), Toyota akan menambah satu model barunya di Indonesia. Kendaraan ini akan dirakit secara lokal (Chronic kidney disease/CKD) oleh salah satu anak perusahaan Toyota Motor Corporation di Indonesia, yaitu Toyota Auto Body (TAB) pada akhir tahun ini.

Produksi mobil baru tersebut merupakan komitmen investasi Toyota Group sebesar Rp 13 tri­liun dalam lima tahun ke depan di Indonesia.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Tri­sa­nyoto membenarkan adanya mo­del baru yang akan dilun­curkan oleh Toyota Group. Joko memas­tikan mobil baru itu tahun ini akan diluncurkan oleh TAB.

“Penambahan satu model baru ini menunjukan bahwa pasar In­donesia sangat baik bagi Toyota. Di­ya­kini produk b­a­runya bakal me­naikkan rate pe­rusahaan da­lam pen­jualan,” kata Joko ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Mengenai jenis mobilnya, Joko belum bisa mengatakan jenis MPV apa yang akan diluncurkan nanti. “Ya kita tunggu saja. Mu­dahan-mudahan dalam waktu dekat ini bisa dirilis segera,” ujar Joko.

Direktur Toyota Auto Body (TAB) Takuji Amioka menga­takan, model baru ini merupakan salah satu upaya mengem­bang­kan bisnisnya di Indonesia. “Ka­mi akan terus menambah bis­nisnya di Indonesia,” kata Ami­oka di Jakarta, Selasa (11/11).

TAB merupakan salah satu dari enam perusahaan Toyota Group yang berencana menam­bah in­vestasi di Indonesia. Mo­del dan jenis mobil apa yang akan di­pro­duksi, pihak TAB masih merahasiakannya.

“Saya kira belum waktunya un­tuk diumumkan. Yang pasti mo­del baru ini akan disukai mas­yarakat Indonesia ,” ujarnya.

Presiden Direktur Toyota Mo­tor Corp (TMC) Akio Toyoda membenarkan adanya model ba­ru tersebut. Penambahan mo­del baru ini, kata Toyoda, tidak lain untuk memenuhi kebutuhan mas­yarakat Indonesia.

“Kami beroperasi se­ba­gai Toyota Group di Indonesia. To­­yota mem­pro­duk­si mobil pe­numpang, Daihatsu mobil kecil, dan TAB mobil komersil,” ujarnya.

Saat ini Toyota Group me­ngua­sai kepemilikan PT Sugity Crea­tives sebesar 88,52 persen di­samping PT Toyota Motor Ma­nufacturing Indonesia (TMMI) 6,47 persen dan Toyota Tsusho lima persen. Perusahaan itu telah beroperasi di Indonesia se­jak tahun 1995 untuk mem­pro­duksi komponen mesin, se­perti perang­kat panel mobil, radiator, bum­per, kotak konsol dan emblem.

“Kita akan ada pertemuan la­gi untuk mengumumkan mobil mo­del apa dan berapa kapasitas pro­duksi yang akan dipasarkan nan­ti,” kata Amioka.

Selain menyiapkan mobil ko­mersil, penjualan Toyota di Indo­nesia tembus 333,991 unit de­ngan pangsa pasar 36,2 per­sen pada bulan Oktober tahun ini. Toyota mampu mem­per­tahankan posisinya sebagai market leader.

Presiden Direktur TAM John­ny Darmawan menyebutkan, per­tumbuhan sepanjang tahun ini tidak lepas dari kondisi pasar mo­bil yang semakin bergairah. Hal itu didorong oleh faktor per­tum­buhan ekonomi ma­sya­rakat dan makin bervariasinya segmen dan model-model ken­daraan ber­motor.

“Dalam dua bulan terakhir penjualan Toyota kembali naik setelah sempat turun pada Agus­tus 2012 akibat banyak­nya hari libur di bulan tersebut. Tak hanya Toyota, secara na­sional pasar mobil juga menga­lami pertumbuhan luar biasa de­ngan rekor yang tercapai pada bulan lalu,” kata Johnny.

Toyota mencatat pertumbuhan hampir di semua segmen ken­daraan penumpang, yakni sedan, compact car,  sport utility vehic­le (SUV) dan 4x4. Sementara untuk kelas commercial vehicle per­tumbuhan dialami pick-up dan kendaraan dua ton.

Pada segmen sedan, Toyota memimpin dengan dengan total penjualan 16.472 unit atau pang­sa pasar 56,8 persen. Di segmen compact car, Toyota Yaris me­nun­jukkan dominasinya dengan penjualan total 22.397 unit atau market share 36 persen pada 10 bulan pertama tahun ini.

Di kelas SUV, penjualan men­capai 45.086 unit dengan pangsa pasar 42,2 persen. Sementara itu, pada periode yang sama, line up product Toyota di segmen SUV lainnya, Toyota Fortuner 4x2 tercatat membukukan penjualan 16.345 unit atau menguasai pangsa pasar 34,8 persen.

Sementara pangsa pasar ken­daraan niaga Toyota juga meng­alami pertumbuhan pada sepuluh bulan pertama tahun ini. Di segmen pickup, penjualan Toyota tercatat sebanyak 10.473 unit, dengan market share 6,9 persen. Sedangkan kendaraan 2 ton membukukan total penjualan 17.170 unit dengan pangsa pasar 18,8 persen. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya