Berita

mahfud md

Mahfud MD Senang Namanya Paling Dijagokan sebagai Capres Alternatif

RABU, 28 NOVEMBER 2012 | 17:43 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, mengaku selalu mengikuti perkembangan hasil survei sebagai bagian dari minatnya atas perkembangan politik di Indonesia. Ia juga menyatakan senang dan gembira jika selalu masuk dalam survei.

"Saya senang. Padahal saya tidak pernah secara khusus masuk ke survei, tidak pernah pasang gambar. Tapi mungkin pengenalan orang itu sebagai konsekuensi saja atas apa yang saya lakukan," ujar Mahfud dalam acara rilis survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) berjudul "Calon Presiden Indonesia 2014, Penilaian Opinion Leader", di Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (28/11).

Hasilnya, Mahfud MD berada di urutan teratas dengan kategori tokoh yang tidak melakukan korupsi, tidak melakukan kriminal atau pelanggaran HAM, jujur atau bisa dipercaya, serta mampu berdiri di atas semua golongan. Mahfud juga berada di urutan nomor satu sebagai tokoh alternatif calon presiden (capres) RI 2014.

Namun, meski senang, Mahfud juga menyatakan bukan berarti dirinya ingin menjadi calon presiden.

"Saya tahu diri dan saya tidak bisa gadaikan idealisme. Kalau saya nego dan kriterianya harus diputar, maka hasil survei akan turun dengan sendirinya," jelasnya.

Mahfud juga menyatakan karena demokrasi sekarang setiap orang punya kesempatan yang luas untuk mencalonkan atau dicalonkan. "Masyarakat dihadapkan dengan calon alternatif yang banyak," tutupnya. [zul]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya