Berita

museum olahraga

Olahraga

Revitalisasi Museum Olahraga Dorong Prestasi Atlet

SELASA, 27 NOVEMBER 2012 | 20:18 WIB | LAPORAN:

. Keberadaan museum olahraga diharapkan bisa mendorong para atlet dan generasi muda untuk meraih prestasi di bidang olahraga. Untuk itu, revitalisasi museum olahraga sangat penting agar menumbuhkan kecintaan kepada para pahlawan olahraga.

Hal itu diungkapkan Kepala Museum Olahraga, Waluyono saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online (RMOL) di kantornya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, tadi sore.

Menurutnya, museum sangat berpengaruh untuk memotivasi rasa semangat dan membantu kesadaran untuk hidup sehat, serta memiliki produktifitas.


“Kita perlu memperbaharui paradigma bahwa museum itu image-nya seram, angker dan kumuh. Caranya, museum harus tampil seksi dan diminati para generasi muda,” kata Waluyono.

Museum olahraga yang berada di bawah koordinasi Kementrian Pemuda dan Olahraga ini telah berumur sekitar 25 tahun. Di dalamnya terdapat benda-benda dan catatan sejarah tentang olahraga Indonesia. Termasuk juga keikutsertaan kontingen "Merah Putih" di berbagai ajang internasional, serta beragam torehan prestasi yang mengiringi perjalanan atlet-atletnya.

Diantaranya; medali, piagam/sertifikat, foto, kliping koran, alat olahraga, kaos, sepatu, ikat pinggang, baju, dan lain-lainnya.

Saat ini, museum olahraga sedang melakukan pendokumentasian di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang baru digelar di Riau 2012. “Kita sudah mempunyai dokumentasi PON sejak pertama dan sampai PON XVIII di Riau 2012,” ujarnya.

"Menang kita baru melakukan pendokumentasian di tingkat Nasional seperti PON karena memang momentumnya adalah tingkat nasional. Tapi, ke depan kita akan melakukan pendokumentasian di even-even internasional seperti SEA Games, Asian Games dan Olimpiade," ujarnya.

Kegiatan pendokumentasian sendiri, lanjut Waluyono, melibatkan dua tim yang tiap timnya terdiri dari delapan orang. "Setiap tim terdiri dari satu juru kamera (audio visual), fotografer, penulis skrip dan juru IT. Untuk PON kita bagi menjadi dua gelombang yang akan berkerja bergantian sejak awal sampai PON berakhir," lanjutnya. [dzk]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya