Berita

Atiqah Hasiholan-Rio De­wanto

Blitz

Atiqah Hasiholan, Ketagihan Dipacari Rio

SENIN, 26 NOVEMBER 2012 | 08:44 WIB

Enaknya main film bareng, bisa kerja sambil pacaran kapan saja, tanpa batasan tertentu.

Atiqah Hasiholan dan Rio De­wanto kian dekat ke pelaminan. Alasannya, kian hari mereka terlihat begitu serasi dan hot. Kesan itu ber­tambah kuat manakala melihat me­reka mesra sambil bekerja di film HelloGoodbye. Bahkan buat Ati­qah, ia merasa ‘ketagihan’ dipa­cari Rio. Mereka jadi bisa pacaran kapan saja yang dimau.

“Iya lah pasti jadi semakin dekat, setiap hari ketemu, setiap hari kita giat latihan akting bareng. Kita se­makin mendalami karakter ma­sing-masing. Apalagi kita syuting di Ko­rea, jadi tambah dekat. Ya boleh di­bilang aku ketagihan sama dia deh,” ucap Atiqah tertawa.

Menurut putri aktivis perempuan Ratna Sarumpaet ini, beradu akting sebagai pasangan kekasih dengan Rio bukan perkara mudah. Dia harus menyingkirkan karakter Atiqah da­lam dirinya, bukan sebagai kekasih  Rio sesungguhnya.

“Siapapun lawan mainnya ya ha­rus serius deh. Aku nggak boleh jadi Ati­qah. Aku harus fokus jadi ka­rakter Indah di film ini dan dia harus jadi Abi. Kalau sudah di depan ka­mera, kita harus bersikap beda se­suai ka­rakter dan profesional aja ka­lau ini lagi kerja,” ungkapnya.

  Ini pengalaman pertama Atiqah akting bersama pacar beneran. Se­belumnya mereka pernah beberapa kali berakting di satu film namun bukan sebagai sepasang kekasih.

“Aku senang banget bisa akting bareng dia. Dulu pernah satu film tapi nggak ada yang satu scene. Sama ada satu film lagi tapi belum keluar. Tapi ini yang baru pertama lawan main face to face,” terang bintang film The Mirror Never Lies dan Arisan! 2 ini

Ke depan, Atiqah berharap bisa bermain film bareng lagi bareng Rio. Menurutnya, bermain dalam sa­tu film bisa mendekatkan mereka ber­dua. “Kalau mengenai tawaran untuk tampil berdua sih sampai saat ini be­lum ada. Tapi enak pacaran sambil kerja. Senang karena sudah akrab, jadi nggak ada batasan-ba­tasan lagi,” ujarnya.

  Kalaupun bukan Rio yang men­jadi pasangan mainnya, perem­puan kelahiran 3 Januari 1982 ini tak ma­salah. Karena Rio dini­lainya bukan tipe pria pencemburu, dia akan te­tap bekerja secara profesional.

“Dari awal dia sudah tahu aku se­orang pemain film, jadi kalau ada hal yang masih wajar, ya dia wajar-wajar saja,” kata Atiqah.

Namun diakuinya, ada sifat yang tidak disukai dari aktor laga itu. Apa­kah itu? “Dia suka sok tahu, ‘sotoy’ aja, tapi bukan benci lho, tapi nggak suka lucu,” tukasnya tersenyum.

Sekadar info, HelloGoodbye akan tayang di Indonesia secara serentak, mulai 29 November. Sebelumnya film ini telah diputar di Korea, dalam Busan International Film Festival (BIFF) Oktober lalu.

HelloGoodbye bercerita tentang Indah (Atiqah), yang bekerja di KBRI di Busan, Korea Sela­tan, di­mana suatu hari ia bertemu pelaut asal Indonesia bernama Abi (Rio). Saat Abi mengalami se­rangan jan­tung, Indah mendapat tugas dari kan­tornya untuk bertang­gung jawab atas Abi. Bukanlah hal yang mudah bagi Indah untuk mengutamakan kepen­tingan orang lain di atas ke­penting­annya sendiri.

Sang sutradara, Titien Wattimena, memadukan keindahan peman­da­ngan dan kehidupan di Korea Se­latan, dengan kedekatan kedua war­ga Indonesia ini.

Meski tidak secara gamblang mem­berikan waktu berapa lama Abi dirawat, namun jangka waktu terse­but dipaparkan lewat beberapa degan warga setempat yang sibuk mulai dari persiapan natal, tahun baru hingga Valentine.

Penggambaran Busan sebagai pelabuhan pun digambarkan dengan cukup detail. Laut, burung serta alat-alat berat khas pelabuhan.

Titien mengatakan, Busan dipilih bukan tanpa alasan. Lokasi Busan dirasa cocok untuk menyesuaikan dua karakter utama, pelaut dan kon­sulat kedutaan.

“Busan dipilih untuk menegaskan peran pria dan wanita,” kata Titien.

Busan terkenal sebagai kota pe­labuhan cocok untuk menegaskan peran Rio sebagai anak buah kapal. Tempat ini juga sesuai dengan peran Atiqah dengan pekerjaan pertamanya yang tidak terlalu jauh dari rumah (Indonesia). “Kan peran Indah ini juga masih memiliki target ingin tempat yang lebih jauh. Makanya Bu­san cocok sebagai tempat per­mu­laan,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya