Berita

surya paloh/ist

Politik

Surya Paloh Ingkar Janji, Nasdem Bukan Lagi Partai Alternatif

MINGGU, 25 NOVEMBER 2012 | 10:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penegasan Surya Paloh bahwa dirinya tak akan mengambilalih kepengurusan DPP Partai Nasdem dinilai sudah benar. Itu artinya, ketua Majelis Nasional DPP Partai Nasdem itu tetap memercayakan kepengurusan partai kepada kelompok muda.

"Surya Paloh tidak ambil alih itu sikap yang bijaksana," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (25/11).

Isu Surya Paloh akan mengambilalih kepengurusan partai dihembuskan oleh Ketua Majelis Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat, Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto. Menurut dia, Surya Paloh akan mengambilalih kepengurusan DPP Partai Nasdem yang saat ini dikomandoi Patrice Rio Capella (ketua umum) dan Ahmad Rofiq (Sekjen) pada perhelatan konvensi yang akan digelar Januari 2013, dengan alasan tugas keduanya sudah berakhir karena mandat yang diberikan hanyalah membentuk partai.

Kepada Harian Rakyat Merdeka, Paloh sambil bercanda menjawab untuk apa mengambilalih karena dirinya yang mendirikan partai.

Menurut Boni, sudah semestinya partai Nasdem memberikan ruang bagi anak muda berkiprah. Dengan begitu Nasdem menjadi partai alternatif, partai anak muda dengan visi dan semangat baru.

"Kalau kenyataannya Surya Paloh mengambilalih, maka anima publik terhadap partai akan menurun. Nasdem dianggap tak beda dengan partai-partai "orang tua" yang lain," imbuh dia.

Untuk Patrice Capella dan Rofiq, Boni menyarankan tak mengumbar wacana dalam menghadapi isu pengambilalihan kepengurusan partai dari mereka. Sebaiknya keduanya tetap fokus membesarkan partai.

"Saran saya, stay cool. Kerja saja serius untuk partai. Beri bukti dan hindari wacana," katanya. [dem]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya