Berita

m misbhakun/ist

Politik

CENTURYGATE

DPR Harus Kawal Kinerja KPK Agar Boediono Tak Lolos

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 19:34 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

. Tim Pengawas Century DPR RI harus mengawasi lebih ketat kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus dugaan korupsi dana talangan (Baiout) untuk Bank Century. Apalagi, KPK baru saja menyatakan ada indikasi korupsi yang melibatkan bekas Gubernur Bank Indonesia yang saat ini menjadi Wakil Presiden RI, Boediono.

Demikian dikatakan Inisiator hak angket Century M Misbhakun dalam diskusi "Babak Baru Bank Century, Siapa Berikutnya?" di ruangan pressroom, Nusantara III, Komplek DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 22/11).

Politikus PKS itu merasa heran dengan kinerja KPK dalam menangani kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp6,7 triliun tersebut. Pasalnya, kalau menangkap anggota dewan, KPK dinilainya hanya memakan waktu singkat.


"kalau tangkap anggota DPR tidak butuh waktu, tapi untuk Century butuh 2 tahun lebih hanya untuk naikin status dari penyelidikan ke penyidikan, babak baru ini harus diakihri dengan baik. Timwas harus mengawal agar tidak berhenti di dua orang saja"  kata dia.

"Kalau diawasi saja kayak begini gimana kalau tidak diawasi?" imbuhnya.

Selanjutnya, bekas anggota DPR RI ini berharap supaya nasib kasus century ini tidak berakhir seperti kasus-kasus lain yang ditangani KPK.

"Jangan biarkan masalah ini dikubur seperti masalah yang lain" demikian Misbakhun. [sam]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya