Berita

Timnas Indonesia

Olahraga

Indonesia Mendarat Di Malaysia, Maitimu Tetap Diikutkan

Jelang AFF Suzuki Cup
KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 08:23 WIB

.Timnas Indonesia tiba di Malaysia, kemarin pukul 11.00 WIB untuk menyongsong ber­lang­sungnya AFF Suzuki Cup. Skuad Garuda juga semakin lengkap dengan bergabungnya pemain naturalisasi Raphael Guillermo Eduardo Maitimu.

Bambang Pamungkas dan kawan-kawan langsung meng­ikuti jamuan makan siang ber­sama Duta Besar Indonesia Untuk Malaysia, Herman Pra­yitno. Setelah itu, tanpa mem­buang waktu pelatih timnas Nil Maizar langsung menggelar sesi latihan pada sore harinya.

“Pada latihan sore ini (kema­rin) hanya ringan untuk pere­gangan otot para pemain. Besok (hari ini) kami sudah mulai intensifkan kembali lati­han pada pagi dan sore hari,” ujar Nil Maizar.

Setelah itu, timnas hanya menggelar satu kali latihan per hari sebelum laga Melawan Laos, Minggu (25/11). “Kami menggelar latihan Jumat (23/11) pada pagi hari saja, begitu juga saat uji coba lapangan resmi Sabtu (25/11) nanti,” jelasnya.

Dia juga menyatakan skuad­nya telah siap tempur mengha­dapi setiap pertandingan di Grup B AFF Suzuki Cup. Sekadar catatan skuad “Garuda” terga­bung di Grup B bersama tuan rumah Malaysia, Singapura, dan Laos. Pelatih berusia 42 tahun itu menegaskan pasukannya tak gentar, meski bermain dalam laga tandang.

“Kami optimis berdasarkan uji coba yang kami lakukan. Para pemain sudah mendapatkan pengalaman atmosfer ketika melakukan laga tandang, sehingga saya yakin mereka tidak akan canggung lagi di laga perdana nanti,” ujarnya Nil.

Maitimu akhirnya diikutkan dalam rombongan timnas, kemarin. Kenyataan ini sangat berbeda dari pernyataan manajer timnas, Habil Marati, sebelum­nya Selasa (20/11) petang. Kala itu Habil mengungkapkan akan meninggalkan Maitimu terlebih dulu di Indonesia untuk menye­lesaikan urusan paspor Warga Negara Indonesia.

Kepastian paspor Maitimu ditunggu hingga 23 November, yang merupakan batas waktu maksimal penyerahan daftar 22 pemain inti. “Untuk paspor Raphael saya mendengar prosesnya sudah mencapai 90 persen. Jadi, nanti tinggal dikon­disikan saja bila dia memang harus kembali ke Indonesia untuk melengkapi persyaratan. Untuk itu, kami membawanya,” pungkasnya. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya