Berita

Politik

Ormas Islam Sweeping Sarang Geng Motor Brigez

MINGGU, 18 NOVEMBER 2012 | 17:48 WIB | LAPORAN:

. Ratusan ormas Islam di Tasikmalaya melakukan sweeping terhadap anggota geng motor yang kerap melakukan aksi brutal, Minggu (18/11) dinihari. Beberapa anggota yang diduga geng motor langsung ditangkap dan sempat terkena pukulan karena melawan saat dibubarkan.

Ratusan anggota ormas Islam di Tasikmalaya terdiri dari Tholiban dan Fron Pembela Islam (FPI) ini mulai melakukan sweeping dari jalan Otto Iskandardinata. Beberapa kerumunan geng motor langsung dibubarkan.

Sweeping dilanjutkan ke Jl HZ Mustofa Tasikmalaya. Di tempat ini kerumunan club motor tak luput dari perhatian ormas Islam. Mereka yang berkerumun di pinggir jalan langsung dibubarkan paksa.


Sementara di Jl Mangkubumi, dua orang anggota geng motor yang tengah mabuk sempat terkena pukulan, karena ketika hendak dibubarkan melawan.
Tak hanya itu penjual miras di Alun-alun Singaparna jadi sasaran. Beberapa botol miras langsung dipecahkan di jalan.

Sweeping dilanjutkan ke Kampung Leuwisari. Ya, kampung ini ditenggarai jadi sarang geng motor Brigez. Di salah satu rumah, massa nyaris merusak beberapa sepeda motor yang diparkir. Tapi beruntung dapat dicegah beberapa petinggi ormas.

Jam menunjuk pukul 03.00 WIB. Sweeping kembali dilanjutkan ke pusat kota. Polisi yang mengawal sempat kewalahan. Karena polisi mengira sweeping telah usai.

Menurut Panglima Tholiban Ustad Zenzen, ormas Islam ini turun ke jalan karena merasa keberadaan geng motor sudah sangat meresahkan dan kerap berbuat sadis terhadap pengendara lain. Diharapkan dengan sweeping tersebut dapat meminimalisir aksi brutal geng motor. [sam]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya