Berita

ilustrasi

Politik

IWO Kembali Gelar Diklat Wartawan

MINGGU, 18 NOVEMBER 2012 | 00:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ikatan Wartawan Online (IWO) kembali mengadakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) jurnalistik. Kali ini Diklat diikuti 30 wartawan majalah Bisnis Global, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis dan menlakukan kerja-kerja jurnalistik lainnya.

"Dalam setiap penulisan berita, seorang wartawan harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dalam penulisan berita, wartawan tidak boleh berpihak kepada siapapun, berita harus berimbang," ujar Ketua Umum IWO, Budi Candra, di sela-sela pelatihan, Sabtu (17/11).

Dia menegaskan, Diklat yang diadakan selama dua hari mulai Sabtu hingga Minggu (17-18) November 2012 di Hotel Pitagiri, Jakarta Barat, ini dapat menguatkan pentingnya tugas-tugas jurnalistik sebelum terjun melaksanakan tugasnya. Seorang wartawan perlu dilatih bagaimana membuat berita yang baik dan benar dengan berpedoman kepada UU No 40/1999 tentang Pers.

"Jadi media jangan hanya sebagai kontrol sosial semata, tapi juga sebagai pendidikan dan hiburan," ujarnya.

Penanggungjawab Redaksi majalah Business Review, Kormensius Barus, yang juga hadir sebagai narasumber, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Diklat yang merupakan hasil kerjasama IWO dengan majalah Bisnis Global ini. Dia menyarankan kegiatan-kegiatan seperti ini dimasyarakatakan oleh IWO.

Penanggungjawab Bisnis Global, Nahyan Sutisna menceritakan ihwal medianya yang menjalankan model baru dimana memadukan majalah berbentuk cetak terbit bulanan ke dalam bentuk online. "Semoga perubahan model yang tadinya hanya majalah terbitan bulanan menjadi terbit di dunia online bisa menambah kenyamanan dari para pembaca," imbuhnya.

Sebelumnya, dengan tujuan yang sama IWO telah mengadakan Diklat terhadap wartawan media online penaone.com. Dalam acara yang dilakukan akhir bulan Oktober di Taman Mini Indonsesia Indah (TMII) Jakarta ini 25 wartawan ambil bagian menjadi peserta. [dem]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya