Berita

ilustrasi

Politik

BP MIGAS BUBAR

Rekening BP Migas dan Pimpinannya Harus Diblokir!

RABU, 14 NOVEMBER 2012 | 12:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setelah dibubarkan Mahkamah Konstitusi karena melanggar UUD 45, rekening milik Badan Penyelenggara Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) perlu segera diblokir. Hal yang sama juga perlu dilakukan terhadap rekening milik pimpinan BP Migas.

Begitu disampaikan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardi, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (14/11). Adhie merupakan salah seorang pemohon sekaligus Ketua Tim Non-Litigasi Uji Materi UU No 22/2001 tentang Migas ke MK.

"BP Migas mengelola uang puluhan bahkan ratusan miliar dolar. Ada beberapa yang diantaranya tidak tercatat, misalnya fee sekitar 1-2 persen dari setiap kontrak karya  yang saat berjumlah 353. Fee ini tidak masuk negara, tapi merupakan bagian dari operasional BP Migas," tuturnya.

Untuk mengamankan aset yang ada, lanjut Adhie, kalau perlu dilakukan cekal terhadap pimpinan dan penanggungjawab di BP Migas untuk tidak bisa bepergian ke luar negeri.

Ia menambahkan, blokir dan pemeriksaan harus dilakukan sampai ada kejelasan berapa sebenarnya aset yang dimiliki BP Migas.

"Kami (penggugat UU No 22/2001 tentang Migas) sedang berpikir untuk mengajukan conservatoire kepada pengadilan untuk menyita semua aset BP Migas baik yang ada di Jakarta maupun di daerah-daerah," tandas Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid ini. [dem]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya