Berita

Dunia

Gagal Lempar Tahi Kuda ke Pangeran Charles, Seorang Kakek Ditahan

SELASA, 13 NOVEMBER 2012 | 10:52 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang kakek berusia 76 tahun ditahan oleh pengadilan Selandia Baru karena diduga merencanakan penyerangan terhadap Pangeran Charles beserta istrinya, Camilia.

Sam Bracanov dituduh akan melemparkan kotoran kuda kepada pasangan kerajaan itu.

Situs resmi milik kepolisian Selandia Baru menginformasikan, Bracanov berasal dari pinggiran Mangere, Auckland.

"Petugas telah mengidentifikasi pria itu yang terkenal sebagai anti terhadap kerajaan Inggris," tulis situs itu.

"Ia ditangkap kemarin sekitar satu jam sebelum pasangan kerajaan tiba," tulis situs itu lagi.

Ancaman serangan kepada Pangeran Charles bukan hanya dilakukan Bracanov. Sekelompok demonstran membentangkan spanduk bertuliskan "Get a Job Royal Bludgers", sebuah istilah gaul Selandia Baru menyebut seseorang yang senang jalan-jalan ketimbang bekerja.

Charles dan Camilla berada di Selandia Baru sebagai bagian dari tur memperingati 60 tahun Ratu Elizabeth II berkuasa. Kabarnya, Bracanov akan kembali dipersidangkan di Pengadilan Negeri Auckland akhir bulan ini. [dem]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya