Berita

ilustrasi

Politik

PEMILU 014

Kecurangan KPU Benar-benar Nyata...

SELASA, 13 NOVEMBER 2012 | 10:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kecurangan dan tindak pidana benar-benar nyata dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satunya terkait aturan kuota 30 persen perempuan dalam kepengurusan partai.

Partai Bulan Bintang (PBB) misalnya dinyatakan lolos verifikasi padahal partai yang didirikan Yusril Ihza Mahendra ini tidak memenuhi syarat 30 persen wanita dalam kepengurusan.

"Inilah bukti nyata kecurangan KPU," kata dosen ilmu politik FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Teguh Santosa, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Selasa (13/11).

Wakil Ketua Umum PBB Sahar L Hasan, misalnya, mengakui bahwa partainya dianggap KPU belum memenuhi syarat kuota jumlah pengurus wanita. Dalam verifikasi partai itu menyerahkan SK pengangkatan pengurus lama yang di dalamnya masih tercantum beberapa nama yang sudah tidak menjabat maupun telah pindah ke partai lain. Atas kejadian ini mereka akan mengganti SK tersebut dan perbaharui. Kader yang sudah keluar dan masih ada di SK akan diganti dengan pengurus yang baru.

Apa yang terjadi ini, menurut Teguh, menunjukkan ketidakprofesionalan KPU. Perbaikan, menurutnya, hanya bisa dilakukan bilamana pengurus perempuan yang hadir saat verifikasi kurang dari 30 persen. Bukan jumlah ril dalam pengurus seperti tercantum dalam SK.

Kasus yang sama terjadi di Provinsi Jawa Tengah. Sebagian besar partai politik di sana diberitakan gagal verifikasi faktual. [dem]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya