Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Kamboja Siapkan 10 Ribu Pasukan untuk Amankan KTT ASEAN ke-21

MINGGU, 11 NOVEMBER 2012 | 16:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Lebih dari 10 ribu pasukan keamanan Kamboja akan dikerahkan di ibukota Phnom Penh untuk memastikan keamanan dan keselamatan bagi para pemimpin asing yang menghadiri KTT ASEAN ke-21 di Kamboja..

"Lebih dari 10.000 polisi, polisi militer, dan pengawal telah dilatih selama berbulan-bulan menjelang KTT dan mereka akan dikerahkan di ibukota mulai minggu depan untuk menjaga delegasi asing,"  ujar jurubicara Kepolisian Nasional Kamboja, Letnan Jenderal Kirt Chantharith, seperti yang dikutip Xinhua (Minggu, 11/11).

Rencananya pasukan ini akan ditempatkan di bandara ibukota, Istana Perdamaian, jalan-jalan, hotel, dan penginapan. Selain itu, juga akan ada patroli rutin razia senjata pada malam harinya..


"Kami akan menggunakan semua langkah-langkah keamanan untuk menjamin keamanan dan keselamatan pada KTT  pekan depan.

Kamboja akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN ke-21 yang berlangsung dari 18-20 November di Istana Perdamaian di Phnom Penh, ibukota Kamboja. KTT ini akan mempertemukan semua pemimpin ASEAN dan juga pemimpin dari negara lain termasuk salah satunya Presiden AS yang baru terpilih kembali, Barack Obama.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya