Berita

rizal ramli/ist

DR. Rizal Ramli: Gelar Pahlawan Nasional Sukarno-Hatta Terapi Jitu di Tengah Krisis Negarawan

RABU, 07 NOVEMBER 2012 | 10:43 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Gelar Pahlawan Nasional yang diberikan pemerintah kepada duet Bung Karno dan Bung Hatta hari ini (Rabu, 7/11) diharapkan dapat menjadi terapi yang dapat membangkitkan kembali semangat nasionalisme Indonesia di tengah krisis kenegarawanan dan kepemimpinan saat ini.

Atas jasa keduanya yang begitu besar bagi negara, menurut DR. Rizal Ramli, memang sudah sepatutnya Bung Karno dan Bung Hatta mendapatkan gelar itu.

"Kedua Bapak Bangsa itu adalah pahlawan sejati. Sudah terlalu lama rakyat menantikan gelar pahlawan bagi kedua proklamator kita tersebut," ujar Rizal Ramli kepada Rakyat Merdeka Online dalam perbincangan via telepon beberapa saat lalu (Rabu, 7/11).

"Sukarno dan Hatta adalah sosok yang berani melawan status quo dan membebaskan kita dari mental inlander. Sementara kini banyak elite penguasa kita masih bermental inlander," sambung Rizal Ramli.

Meneladani sikap Bung Karno dan Bung Hatta, menurut hemat Rizal Ramli, penting agar kejadian seperti penjualan ladang gas Tangguh kepada Inggris baru-baru ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang. Apalagi, bila hal itu dilakukan sekadar demi pencitraan dan kepuasan pribadi.

"Saya menyayangkan langkah presiden menjual gas tangguh tanpa tender internasional agar  kompetitif, akuntabel dan kita meraih keuntungan optimal," demikian Rizal Ramli. [guh]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya