Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Dalam Satu Hari, Empat Warga Irak Tewas Diserang Pemberontak

SABTU, 27 OKTOBER 2012 | 16:05 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya empat orang dinyatakan tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka dalam rangkaian serangan yang terjadi di seluruh Irak selama satu hari.

Serangan pertama terjadi pada Jumat pagi (26/10), dimana seorang pria bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan secara membabi buta di pos pemeriksaan polisi di kota Buhriz, sekitar 60 kilometer Baghdad Utara. Serangan tersebut menewaskan dua polisi dan melukai dua oranga lainnya.

Sementara itu, pada malam harinya, serangan bom mobil terjadi di dekat sebuah masjid Syiah di kota al Mahawil, yang terletak 56 kilometer sebelah selatan ibukota. Serangan ini menewaskan dua jama'ah dan melukai enam orang lainnya.


Sebagaimana dilansir Press TV (Sabtu, 27/10), serangan seperti pemboman dan penembakan memang sedang meningkat di Irak beberapa hari terakhir ini. Dugaan sementara menyebutkan bahwa serangan tersebut dilakukan para pemberontak untuk melemahkan kekuasaan pemerintah pusat.

Data resmi dari pemerintah Irak menunjukkan bahwa September ini merupakan bulan paling berdarah di Irak dalam dua tahun terakhir. Pasalnya sejumlah serangan pada bulan itu telah menewaskan sedikitnya 365 orang.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya