Berita

Komnas HAM: Rektorat Unpam Harus Kooperatif dengan Kami

KAMIS, 25 OKTOBER 2012 | 17:41 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Rektorat Universitas Pamulang (Unpam) diminta kooperatif untuk membongkar dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan polisi terhadap mahasiswa yang melakukan demonstrasi menolak kehadiran Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, Kamis lalu (18/10).

"Rektor Universitas Pamulang (Unpam) harus kooperatif dengan kami. Karena saat ini Komnas HAM tengah melakukan penyelidikan secara independen bentrok Unpam," ujar Komisioner Komnas HAM Ridha Saleh saat menerima mahasiswa dan keluarga korban di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, siang ini (Kamis, 25/10).

Ridha mengatakan, pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan Polda Metro Jaya. Kata Ridha lagi, Polda Metro Jaya siap bekerjasama dengan Komnas HAM.  


"Makanya, kami juga meminta Rektor melakukan hal yang sama agar bentrok mahasiswa dengan polisi di depan Unpam dapat segera terungkap," tambahnya.

Selain itu, Ridha meminta orangtua mahasiswa yang menjadi korban bersabar menghadapi persoalan tersebut. Ridha menjanjikan pihaknya akan bertindak cepat menghadapi persoalan tersebut.

"Komisioner akan segera merapatkan ini. Masalah ini tidak boleh dibiarkan dan harus diungkap. Apa saja tindakan yang dilakukan polisi yang melanggar undang-undang, nanti akan kita lihat. Pokoknya tetap tenang dan teman-teman mahasiswa jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum," pungkasnya. [arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya