Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Pertamina Kurang Koordinasi

Pencurian Minyak Di Daerah Makin Marak
KAMIS, 25 OKTOBER 2012 | 08:14 WIB

.Pipa minyak milik Pertamina di Kabupaten Musi Banyuasin terus dicuri. Dalam periode Januari-Oktober 2012, tercatat ada 662 kasus pencurian. Bahkan setelah 3 Oktober-21 Oktober 2012 kasus pencurian meningkat luar biasa yakni mencapai 702 kasus.

Melihat banyaknya kasus yang terjadi, Kepala Perwakilan BP Migas Sumatera Bagian Selatan Setia Budi menganggap, bahwa Musi Ba­nyuasin merupakan ibu­kotanya pencurian minyak di Indonesia. “Ke­jadian di Musi itu seperti sudah biasa. Ini yang tidak boleh ter­ulang lagi di masa mendatang,” katanya dalam sebuah dis­kusi di Jakarta, kemarin.

Dikatakan Setia, dengan ada­nya Perda Musi Banyuasin no­mor 26 Tahun 2007 tentang mele­galkan pengelolaan sumur tua. Dianggap sebagai salah satu oknum pendukung munculnya pen­curian minyak mentah. Ka­rena pencurian minyak terse­but sudah dilakukan secara ber­jamaah. “Semenjak pemda mene­rapkan Perda itu, maka membuat angka pencurian minyak semakin meningkat,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah daerah Musi Banyuasin untuk segera mencabut Perda 26/2007 dan menutup sumur-sumur tua.  Mana mungkin sumur tua bisa produksi ratusan barel per hari,” tudingnya.

Di tempat yang sama, Public Relations Manager Pertamina EP Agus Amperianto menuturkan, pihaknya sedang melakukan ko­ordinasi dengan pihak-pihak kea­manan untuk melakukan ko­ordinasi. Karena, penjagaan ter­hadap pipa minyak bukanlah hal yang mudah.

Sementara itu, Wakil Ketua Ko­misi III  DPR Tjatur Sapto Edi menilai, maraknya kasus pencurian minyak akibat kurangnya koordinasi antara pihak kepolisian dengan Pertamina. Seharusnya, kedua lem­baga saling ber sinergi.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya