Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Siapkan Dana Rp 140 Miliar, Perumnas Tambah Land Bank

Program Strategis Perumahan Banyak Yang Mandek
KAMIS, 25 OKTOBER 2012 | 08:09 WIB

Pasca terpilihnya kembali sebagai Direktur Utama Perum Perumnas, Himawan Arief Sugoto menyiapkan dana sebesar Rp 140 miliar untuk  penambahan land bank (tanah) di sejumlah daerah.

Lahan tersebut untuk me­ning­katkan produksi perusa­haan da­lam mengatasi keku­rangan ru­mah rakyat yang te­rus me­num­puk. Stok lahan Pe­rumnas saat ini tinggal 1.900 hektare (ha) yang tersebar di sejumlah daerah.

BUMN perumahan ini meng­klaim, ada empat lokasi yang su­dah melakukan tahap pem­ba­yaran pembebasan lahan. Tiga di antaranya, Jambi, Manado dan Mojokerto. Sedangkan, Bekasi, Palembang dan Makasar masih dalam penjajakan.

Hal itu diungkapkan Hima­wan usai acara Rapat Koor­di­nasi Na­sional (Rakornas) ten­tang Prog­ram Nasional (Prog­nas) 2012 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2013 Pe­rumnas di Jakarta, Senin (22/10).

“Untuk Manado, Mojokerto  dan Jambi lahannya sudah ham­pir selesai dan segera digunakan. Sedangkan yang lain, masih penjajakan. Penambahan lahan akan terus dimaksimalkan. Se­hing­ga produksi rumah di tahun depan akan terus meningkat,” ujar  Himawan.

Selain penambahan lahan, Pe­rumnas juga menyiapkan prog­ram-program strategis untuk me­nopang proses transformasi jilid dua di tahun depan, yaitu pere­majaan rumah susun (rusun), ru­mah vertikal, proyek Kema­yoran tahap dua, membangun rumah su­sun sederhana milik (rusuna­mi) dan melakukan si­nergi de­ngan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Program ini akan kami dorong dalam transformasi tahap dua Perumnas dalam mengatasi ke­kurangan rumah rakyat yang terus menumpuk,” ucapnya.

Himawan menargetkan penda­patan tahun ini sebesar Rp 1,048 trilun. Hingga Oktober, penda­pa­t­an perusahaan diklaim sudah mencapai Rp 1,1 triliun.

Direktur Pertanahaan Pe­rum­nas Herry Irwan­to­no me­nya­ta­kan, meski lahan Perumnas ter­batas, aset perusahaan meng­ala­mi kenaikan sekitar Rp 2,2 tri­liun tahun ini.

“Kami akan memaksimal la­han yang ada untuk kebutuhan rumah. Yang pasti, minimnya la­han tak mengganggu progres kerja pe­rusahaan,” tegas Herry.

Direktur Pemasaran Perum­nas Muhammad Nawir me­nam­bah­kan, pihaknya akan menye­diakan lahan untuk pembangu­nan ru­mah tipe 21, seiring pu­tusan Mah­­­ka­mah Konstitusi (MK) yang men­cabut aturan tentang pem­batasan tipe rumah di bawah 36.

“Penyediaan rumah tipe 21 ini akan mendorong pasar properti lebih besar lagi. Perumnas akan membantu bangun rumah tipe itu,” kata Nawir.

Pergantian Direksi Tidak Transparan

Sementara suara di Senayan mempertanyakan proses per­gan­tian Direksi Perumnas yang di­nilai tidak transparan dan dila­kukan secara diam-diam.

Menurut Anggota Komisi VI DPR Sukur Nababan, seharus­nya pemilihan direksi ditempuh me­lalui uji kemampuan dan ke­pa­tutan (fit & proper test) ka­rena ini menyangkut masa­lah kinerja.

“Basis kinerja Perumnas dinilai belum maksimal dalam mem­berikan stimulus penyegaran penyediaan rumah untuk mas­yarakat kecil,” kata Sukur.

Politisi PDIP ini berharap, di­reksi baru Perumnas bisa me­me­nuhi kebutuhan rumah bagi rakyat kecil serta menekan ang­ka back­log rumah dengan me­mak­si­mal­kan land bank. Sebab, ba­nyak program Perumnas yang jalan di tempat akibat minim­nya lahan.

“Perumnas jangan-jangan ha­nya membangun rumah ko­mer­sial. Rumah untuk rakyat ke­cil mesti diutamakan,” pinta Sukur.

Wakil Ketua Komisi V DPR Muhidin Moham­mad Said me­nga­takan, mi­nim­nya keterse­diaan lahan masih men­jadi fak­tor penghambat uta­ma Perum­nas. Dia berharap, direksi baru mampu memaksimalkan trans­formasi jilid dua serta me­nye­le­saikan masalah-masalah di tu­buh Perumnas. Di ant­a­ra­nya, pe­nye­diaan lahan dan seng­keta lahan rusun di Kemayoran

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan telah mene­tapkan Direksi Perum Perumnas perio­de 2012-2017. Serah terima ja­batan dari direksi lama kepada direksi baru dilakukan Senin (15/10) di kantor Perumnas.

Susunan direksi baru, yaitu Dirut Himawan Arief Sugoto, Direktur Produksi M Kamal Kusmantoro, Direktur Keuangan Kakiki Sudrajat, Di­rektur Kor­porasi dan Perta­na­han Herry Irwanto dan Direk­tur Pemasaran Muhammad Na­wir. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya