Sharif Cicip Sutardjo
Sharif Cicip Sutardjo
“Sampai saat ini masih banyak penyelenggara negara yang beÂlum memahami UNCLOS 1982. PaÂdahal, konstitusi internaÂsional daÂlam domain maritim telah menÂjadi rujukan bagi negara maÂritim seÂperti Indonesia,†kata Cicip saat Sosialisasi PemahaÂman UNCLOS 1982 dan ImpleÂmenÂtasinya TerhaÂdap PemÂbaÂngunan Kelautan InÂdonesia yang digelar Dewan KeÂlautan IndoÂnesia (Dekin) di JaÂkarta, kemarin.
Menurut dia, jika rujukan terÂsebut tidak diimpleÂmenÂtasikan, konsekuensinya, yakni kebijakan serta kewenangan pengelolaan potensi sumber daya kelautan akan terjadi tumpang tindih (overlapping). Sebab, dalam Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS 1982) telah seÂcara jelas memberikan daÂsar hukum bagi negara-negara pantai meÂnentukan batasan lautan sampai landas kontinen.
Cicip yang juga menjabat Ketua Harian Dekin ini meÂnyaÂtakan, UNCLOS 1982 memÂpuÂnyai arti penting bagi IndoÂnesia. Terutama dalam menegakÂkan keterpaduan antara pengeÂlolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan yang bersandar pada konsepsi ekonomi biru (Blue Economy).
Sekretaris Dekin Deddy H SuÂtisna menambahÂkan UNCLOS 1982 mengatur tentang hak dan kewajiban Indonesia sebagai negara kepulauan yang harus dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen.
Untuk itu, kata Deddy, peÂmahaman UNCLOS 1982 sangat penting bagi kepala daerah dan semua pemangku kepenÂtingan, agar dalam membuat kebijakan tidak melanggar ketentuan huÂkum laut interÂnasional.
Terbukti, baru-baru ini ada wacana beberapa daerah untuk membentuk provinsi kepulauan yang bertentangan dengan UNCLOS 1982. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47