Berita

Wiranto

Dua Faktor yang Membuat Elektabilitas Wiranto Melejit

SELASA, 23 OKTOBER 2012 | 11:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam beberapa rilis yang dikeluarkan sejumlah berbagai lembaga survei, elektabilitas Ketua Umum Partai Hanura Wiranto semakin meningkat.

Hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Nasional (LSN) kemarin, misalnya, Wiranto berada pada posisi nomor dua (12 persen) setelah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (20,1 persen).

Menurut Direktur LSN, Umar S Bakry, faktor utama yang menyebabkan tingginya elektabilitas Wiranto adalah pengalaman mantan Panglima ABRI itu di kancah politik nasional. Termasuk pengalaman menjadi calon presiden pada Pemilu 2004 dan cawapres pada Pemilu 2009.

"Bagaimanapun sebagai mantan Capres dia cukup dikenal oleh masyarakat. Tinggal mengingatkan masyarakat saja," kata Umar di Jakarta, Senin (23/10).

Selain itu, tidak adanya politisi Partai Hanura yang terjerat kasus korupsi, secara tidak langsung juga akan berpengaruh kepada citra Wiranto. "Bisa juga, kalau Hanura naik, pasti juga Pak Wiranto naik. Begitu juga sebaliknya," ujarnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya