Berita

Basuki Tjahja Purnama/ist

Ahok Minta Waktu Tiga Bulan Untuk Kaji Ulang Monorail

SABTU, 20 OKTOBER 2012 | 16:24 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Memaksimalkan transportasi massal merupakan salah satu jawaban untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Untuk itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, berjanji akan mengkaji ulang proyek monorail yang pembangunannya sempat terhenti.

"Kereta api akan ditambah feedernya, kita juga mau gabungkan MRT (Mass Rapid Transport), monorail, dan BRT (Bus Rapid Transit)," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki Tjahja Purnama,  kepada wartawan saat ditemui di halaman Masjid Sunda Kelapa, Sabtu (20/10).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ahok meminta waktu selama tiga bulan untuk mengkaji ulang rute mana saja yang baik untuk dilalui monorail. Selain itu, dia juga akan mencari dana bantuan dari bank lokal maupun bank BUMN yang mau memberikan kredit sebesar 70 persen dari dana yang dibutuhkan, sekitar Rp 8 triliun.


Ahok menyatakan bahwa proyek monorail ini memang diusahakan hanya menggunakan anggaran dari BUMN dan BUMD saja, tanpa menggunakan APBD. Dengan begitu, lanjut Ahok, pada akhir tahun nanti sudah bisa diketahui apakah program ini bisa dilanjutkan atau tidak.
 
Proyek ini, lanjut Ahok tidak hanya membantu warga Jakarta saja, tapi juga warga luar Jakarta yang aktivitas sehari-harinya di Jakarta.

"Kita tidak berpikir ini warga diluar DKI atau bukan, karena yang diluar DKI juga warga Jabodetabek. Mereka juga kan memberikan sumbangsih untuk Jakarta," tutupnya.[ian]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya