Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

500 Unit Rumah Wartawan Segera Dibangun Perumnas

Dipatok Rp 88 Juta Per Unit Untuk Tipe 36
KAMIS, 18 OKTOBER 2012 | 08:10 WIB

RMOL.Rumah murah untuk wartawan di Bumi Permai, Parung Panjang, Bogor, rencananya akan segera dibangun pada awal November 2012. Rumah tipe 36 itu akan dibanderol seharga Rp 88 juta per unit.

Perum Perumnas juga ber­ha­rap dana Public Service Obli­ga­tion (PSO) bisa segera dise­tujui, supaya program peru­mahan un­tuk Masyarakat Ber­peng­ha­silan Rendah (MBR) bisa dipenuhi.

Direktur Utama Perum P­e­rum­nas Himawan Arief Sugoto me­nya­takan, untuk ta­hap per­tama proyek rumah akan di­ba­ngun di sektor 3, sebanyak 500 unit dari total 1.000 unit. Se­dangkan ta­hap dua, akan dibangun di sektor 4 dan 5.

“Pemba­ngunan diren­canakan mulai pada 7 No­vem­ber untuk tahap pertama di Bumi Per­mai, Parung Panjang,” kata Hima­wan saat dikontak Rakyat Mer­deka di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, rumah murah ini memiliki akses mudah dilalui dan dekat dengan stasiun Pa­rung. “Untuk akses sangat mu­dah karena dekat de­ngan sta­siun Parung Panjang,” terangnya.

Sedangkan untuk rumah tipe 45 dan 70, kata Himawan, di­per­­kirakan se­kitar Rp 100 juta per unit. “Pe­rum­nas akan mem­beri­kan dis­kon buat warta­wan,” ujar Hi­mawan tanpa me­nyebutkan be­rapa po­tongan har­ga yang akan diberikan.

Perumnas berharap, Ke­men­terian Perumahan Rakyat (Ke­menpera) bisa memberikan PSO, supaya harga rumah untuk war­tawan itu bisa ditekan lebih mu­rah dan ter­jangkau.

“Kami usahakan war­tawan mendapatkan harga yang ter­baik. Diharapkan ada kepastian dari pemerintah so­al dana PSO ini,” harap Hi­mawan.

Selain di Pa­rung Panjang, lan­jut Hi­ma­wan, Pe­rum­­nas juga telah me­nye­diakan lahan tam­bahan untuk rumah wartawan di wilayah Bekasi. Lahan itu milik peru­sahaan swasta yang me­rupakan mitra usaha Perumnas.

“Lahan di Bekasi ini sedang dalam peninjauan untuk pe­me­nuhan rumah bagi wartawan ke depan,” ungkapnya.

Himawan juga mengaku siap untuk membangun rumah di bawah tipe 36. Namun, ia be­­lum memastikan kapan hal itu bisa direalisasikan.

“Kami siap bangun mengingat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sudah membolehkan lagi pembangunan rumah di bawah tipe 36,” terangnya.

Deputi Bidang Perumahan For­mal Kemenpera Paul Mar­paung memastikan, rumah mu­rah buat wartawan akan direa­lisasikan tahun ini.

“Rencananya awal Novem­ber akan dimulai dibangun se­ba­nyak 525 unit pada sektor 3 di Parung Panjang,” kata Paul.

Sampai saat ini, tercatat se­ba­nyak 2.500 peminat yang sudah menyatakan untuk membeli, dan sebagian besar sudah me­nye­rah­kan salinan Kartu Tan­da Pen­duduk (KTP).

Terkait PSO di proyek rumah wartawan ini, Paul menga­takan, permohohonan subsidi itu be­lum disetujui DPR, Badan Pe­ren­ca­naan Pembangunan Na­sio­­nal (Ba­ppenas) maupun Ke­men­­te­rian Keuangan. Na­mun, ke­men­­­terian­nya akan terus mem­­per­juangkan PSO itu supa­ya bisa disetujui untuk meng­genjot prog­­­ram pe­rumahan.

Anggota Komisi V DPR bi­dang Perumahan Marwan Jafar berharap, pembangunan rumah wartawan bukan lagi sekadar janji. Tapi bagaimana rumah itu bisa segera direalisasikan.

“Kita akan terus mendorong Perumnas tidak hanya mem­bantu penyediaan rumah buat warta­wan saja, tetapi juga ka­langan lain harus disediakan,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR Mu­hidin Mohammad Said me­ng­ingatkan Kemenpera, agar prog­ram ini bukan lagi sekadar ren­cana dan berharap benar-benar bisa dibangun.

“Perumnas sebagai pengem­bang telah memastikan pem­ba­ngunannya kapan. Ke depan ti­dak ada alasan lagi untuk me­nunda bahkan dihentikan. Ke­menpera diminta untuk serius menggarap program tersebut, mengingat se­lama ini ke­ba­nya­kan program Kemenpera ha­nya sebagai pen­citraan,” kata Said.

Sebelumnya, program rumah murah di Citayam, Depok, Jawa Barat, batal dibangun. Pasalnya, Kemenpera tidak mampu mem­beli  lahan di daerah tersebut. Se­lain legalitas lahan tidak jel­as, harga tanah dengan nilai jual ob­jek pajak (NJOP) dinilai ter­lalu mahal.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya