Berita

novel baswedan/ist

Proses Hukum Novel Dilakukan Setelah Masa Bakti di KPK Selesai

SELASA, 16 OKTOBER 2012 | 23:15 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Mabes Polri memastikan akan transparan dalam menyidik Kompol Novel Baswedan, penyidik KPK yang didakwa terlibat kasus penganiyaiyaan tersangka pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004.

Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam konferensi pers di Gedung Kemenpolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (16/10).

"Kita akan transparan, terbuka, sehingga masyarakat bisa mengikuti terus sebenarnya kejadiannya itu seperti apa," ujar Timur.


Untuk memulai penyidikan, polisi akan berangkat dari olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada.

Namun, Timur mengatakan, akan memproses Novel setelah masa baktinya di KPK selesai.

"Kita tidak melakukan itu sekarang. Kita memberikan kesempatan kepada Novel untuk menyelesaikan tugasnya," lanjut Timur. [arp]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya