Berita

yandri susanto

Yandri Susanto: PAN Tak Perlu Terlalu Khawatir dengan Hasil Survei LSI

SELASA, 16 OKTOBER 2012 | 18:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Amanat Nasional bukan partai berasaskan Islam. Tapi memang bisa disebut, partai berlambang matahari biru itu berbasis massa umat Islam.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen DPP PAN Yandri Susanto kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 16/10), menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia yang dirilis Minggu kemarin. Rilis itu menyebutkan, bahwa suara partai Islam, kalau digelar Pemilu hari ini, tidak ada yang mendapat suara di atas 5 persen.

Meski begitu, Yandri, yang juga Ketua Umum DPP BM PAN mengungkapkan, bahwa partainya adalah partai terbuka. "Di Papua, NTT, Sulawesi Utara, orang-orang nonmuslim banyak kader PAN," jelasnya.

Karena itulah, Yandri menegaskan, bahwa pihaknya tidak menghiraukan hasil survei tersebut. "Saya kira kita nggak perlu terlalu khawatir. Kita tetap di rel cara-cara kerja kita selama ini. Tinggal kita membuat strategi yang lebih jitu di lapanganya. (Ini) jadi acuan kita lah. Tapi survei bukan harga mati," ungkapnya.

Apalagi hasil survei kerap meleset. Yandri membeberkan, sebelum Pemilu lalu, PAN diprediksi hanya mendapat suara 3 persen. Tapi, setelah Pemilu selalu di atas 7-8 persen. "Kalau di legislatif, kalau dihitung bahkan lebih sampai 9 persen," jelasnya.

Makanya, katanya lagi, PAN tidak akan terganggu dengan hasil survei dari lembaga besutan Denny JA tersebut.

"Dan terlalu cepat menurut saya mereka menyimpukan partai Islam akan lenyap. Karena perubahan pemilih, kemudian cara mereka (pemilih) menyimpulkan di TPS nanti akan berbeda dengan apa yang dicawanakan hari ini," demikian Yandri. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya