Berita

marty nATALEGAWA

Menlu RI: Ada Tren Penghapusan Hukuman Mati di Dunia Internasional

SELASA, 16 OKTOBER 2012 | 16:21 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, menerangkan saat ini ada tren penghapusan hukuman mati di dunia internasional.

Hal itu dijelaskannya dalam konferensi pers selepas rapat tertutup bersama Menkopolhukam dan menteri terkait di gedung Kementerian Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/10).

"Ada peningkatan yang tajam negara-negara dalam penghapusan hukuman mati dari hukum nasional negara tersebut," jelas Marty.

Ia menjelaskan, sejak tahun 1977, ada 16 negara mencabut hukuman mati. Sementara tahun 2010 sebanyak 96 negara menghapus hukuman mati dari hukum nasionalnya.

"Saat ini 140 dari 193 negara anggota PBB, telah menghapuskan hukuman mati atau melakukan moratorium atau lebih dari 2/3 anggota PBB melakukan penghapusan itu," sambungnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut ada 140 negara yang menghapus hukuman mati; 97 negara menghapus sama sekali; 8 negara menghapus hukuman mati atas kejahatan khusus; dan 35 negara tidak melakukan eksekusi.

Sementara 58 negara lainnya, termasuk Indonesia, masih memberlakukan hukuman mati.

"Di dunia internasional trennya adalah untuk penghapusan. Bahkan di negara yang masih memberlakukan hukuman mati, tren ini masih menurun. Tahun 2011 ini, hanya 21 dari 58 negara pelaku hukuman mati yang masih melaksanakan eksekusi. Di Asia Pasifik hanya 7 negara," pungkasnya.[zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya