Berita

ilustrasi, Lahan Perkebunan

Bisnis

Apkasi Tolak Pembatasan Lahan Perkebunan Perusahaan

Alasan Buat Investasi
SENIN, 15 OKTOBER 2012 | 08:27 WIB

Asosiasi Pemerintah Kabupa­ten Seluruh Indonesia (Apkasi) me­nolak wacana pembatasan ke­pemilikan luas kebun untuk hol­ding company atau perusa­haan in­­duk. Alasannya, akan mem­batasi investasi masuk ke daerah.

 Ketua Umum Apkasi Isran Noor mengatakan, wacana pem­batasan lahan perkebunan untuk hol­ding company sulit diterima atau di­cerna.

“Apa yang salah ka­lau pe­ru­sahaan yang mampu me­ngelola di atas 100.000 hek­tare. Da­sar per­aturannya apa?” tanyanya.

Menurut Isran, wacana terse­but hanya mengada-ada. Apala­gi saat ini pemerintah daerah mem­butuh­kan banyak investasi swas­ta untuk membangun wi­la­­yah­nya. Semakin banyak in­vestasi, sema­kin membawa ber­kah bagi rakyat. Investasi akan mengu­rangi pengangguran kare­na akan terjadi peningkatan ke­giatan ekonomi.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspek PIR) Setiono berharap, re­visi Peraturan Menteri Perta­ni­an (Permentan) No.26 Tahun 2007 lebih berpihak kepada rakyat.

Untuk diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) akan mem­batasi lahan perkebunan milik holding perusahaan. Pem­batasan itu didasarkan pada Per­a­turan Menteri Pertanian (Permen­tan) Nomor 26 Tahun 2007 ten­tang pedoman perizinan usaha perke­bunan. Dalam per­atu­ran itu, pe­merintah akan mem­batasi luas areal maksimum per perusahaan 100.000 hektar un­tuk komoditas selain tebu.

Ketua Umum Forum Pengem­ba­ngan Perkebunan Strategis Ber­kelanjutan (FP2SB) Ahmad Manggabarani mengatakan, pem­batasan lahan perkebunan untuk perusahaan adalah amanat UU Nomor 18 Tahun 2004 yang di­jabarkan melalui Permentan Nomor 26 Tahun 2007.

Dalam aturan itu, setiap peru­sa­haan hanya bisa memiliki lahan perkebunan maksimal 100.000 hektar, kecuali gula yang bisa mencapai 150.000 hektar.

“Jadi tidak membicarakan grup, tapi perusahaan,” katanya.

Menurut dia, jika ada pemba­tasan kepemilikan lahan perke­bu­nan untuk grup perusahaan mak­simal 100.000 hektar, akan me­nimbulkan permasalahan. Perma­salahan terutama dalam pengatur­an grup perusahaan yang sudah besar dan memiliki lahan perke­bunan mencapai 100.000 hektar atau lebih.

“Bagaimana dengan pemba­ngunan wilayah baru seperti Pa­pua bila ada pembatasan itu, ka­rena hanya perusahaan besar yang bisa dan dapat membangun kebun di daerah yang tidak ada infrastruktur,” ujar bekas Dirjen Perkebunan itu.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya