PT PLN (Persero)
PT PLN (Persero)
Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki meÂngatakan, pembangkit CNG tersebut berlokasi di Jakabaring, Sumatera Selatan (Sumsel).
Menurut dia, pembangkitnya yang berasal dari lokasi lain sudah berada di Jakabaring. SeÂmentara pemasangan tabung-tabung penampung CNG (skid) yang berjumlah 11 unit tengah dilakukan kontraktor, yakni Perusahaan Daerah PertamÂbaÂngan dan Energi Sumsel.
“Pemasangan seluruh skid ditargetkan selesai November 2012 dan dilanjutkan komisioÂning,†kata Suryadi.
Pembangkit CNG Jakabaring direncanakan berkapasitas 50 MW dengan volume pasokan gas alam sebesar 3,5 juta kaki kubik per hari (Million Metric Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD).
Menurut dia, harganya relatif mahal dibandingkan gas alam yakni 9 dolar AS per MMBTU. Rinciannya, 5 dolar AS untuk harga gas alam dan pemrosesan 4 dolar dolar AS.
Selain Jakabaring, PLN juga akan mengoperasikan pemÂbangkit CNG di Sei Gelam, Jambi. “Di Sei Gelam sedang diproÂses juga dan akan mulai masuk Januari atau Februari 2013,†ungkap Suryadi.
Kontraktor fasilitas CNG adalah PT Rekayasa Industri dan pembangkitnya oleh PT PP.
Selain itu, PLN juga sudah melelang kontraktor yang akan membangun fasilitas pemroÂsesan CNG di Grati, Pasuruan, Jawa Timur dan tinggal penunÂjukkan pemenang. Diharapkan akhir Oktober sudah mulai meÂlakukan pekerjaan konstruksi.
“Pembangkit di Grati ini diÂtargetkan beroperasi lima bulan lagi,†katanya.
Suryadi juga mengatakan, pembangkit CNG itu mengikuti pola BBM yang memerlukan tangki penampungan. Gas alam yang berasal dari lapangan diÂproses menjadi CNG pada teÂkanan tertentu di fasilitas yang berlokasi di dekat pembangkit.
CNG itu ditampung daÂlam skid dan selanjutnya akan maÂsuk ke pembangkit setelah meÂlalui fasilitas penurunan tekaÂnan (pressure reducer unit/PRU).
Pembangkit CNG itu direnÂcanakan hanya dipakai saat beban puncak yang sebeÂlumÂnya memakai BBM.
“Ini langkah PLN untuk meÂnuÂrunkan pengÂgunaan BBM,†kata Suryadi. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47