Berita

Mohamed Ould Abdel Aziz /ist

Dunia

Presiden Mauritania Ditembaki Tentara Sendiri

MINGGU, 14 OKTOBER 2012 | 16:05 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Mauritania hampir saja terbunuh oleh tentaranya sendiri. Peristiwa itu terjadi saat konvoi rombongan kepresiden secara tak sengaja ditembaki oleh patroli militer negara tersebut.

Menteri Komunikasi Mauritania, Hamdi Ould Mahjoub mengatakan bahwa penembakan itu terjadi karena patroli militer melakukan kesalahan identifikasi terhadap rombongan kepresidenan yang sedang menuju Nouakchott.

"Saat Presiden kembali ke Nouakchott, patroli keamanan Mauritania tiba-tiba menembaki rombongan presiden karena mereka tidak mengenali rombongan tersebut,"kata Mahjoub, sebagaimana yang dilansir Press TV (Minggu, 14/10).


Dia juga menjelaskan luka yang dialami Presiden Mohamed Ould Abdel Aziz tidak terlalu membahayakan jiwanya. Saat ini, presiden tengah mendapat perawatan di sebuah rumah sakit militer di Nouakchott.

"Dia hanya sedikit terluka. Ini dapat dilihat ketika presiden tidak membutuhkan bantuan sama sekali saat turun dari kendaraan, setibanya dirumah sakit," demikian Mahjoub.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya