One Heatlh
One Heatlh
“Pemerintah bersama seÂjumÂÂÂlah petugas medis harus meÂÂningÂkatÂkan kesaÂdaran masyaÂrakat meÂlalui penÂdekatan One Health seÂhingÂga penanganan bisa lebih makÂsiÂmal,†kata Betty, Jumat (5/10).
Menurut Betty, konsep One Health merupakan suatu strategi untuk memperluas kolaborasi guÂna menekan penyebaran virus tersebut. “One Health akan mengÂÂgabungkan kedokteran manusia dan hewan dalam kolaborasi antara ilmuwan, dokter, dokter heÂwan, perawat dan petugas keÂsehatan untuk mengendalikan rabies di Indonesia,†terangnya.
Dokter Hewan asal India Abdul Rahman percaya, pendekatan One Health menjadi semakin penting dalam 10 tahun terakhir, terutama dengan mewabahnya virus H5N1 atau yang biasa dikenal dengan Flu Burung.
“Sekitar 75 persen dari penyaÂkit yang diderita manusia diseÂbakan oleh transmisi melalui biÂnatang. Sekitar 99 persen kemaÂtian penyakit rabies disebabkan oleh gigitan anjing. Kami sedang menghitung populasi anjing, terutama yang liar untuk melaÂkukan vaksinasi atau sterilisasi,†ungkap dokter hewan ini.
Direktur PengenÂdaÂlian PenyaÂkit Bersumber BiÂnaÂtang (P2B2) Kemenkes Rita KusÂriastuti meÂngatakan, meÂnakar populasi anÂjing bukanlah pekerjaan yang mudah. Menurutnya, pendekatan One Health perlu dilakukan kaÂrena Kemenkes dan Dirjen PeÂternakan dari Kementerian PertaÂnian bekerja sangat erat daÂlam memerangi rabies.
Dia juga meminta,  pemimpin daerah ikut andil mengendalikan virus ini, karena masih banyak orang Indonesia yang tidak meÂnyadari pentingnya untuk memÂberikan vaksin bagi hewan peÂliharaan mereka.
Kemenkes mencatat, terdapat 84.010 kasus rabies tahun lalu dan 184 di antaranya berÂakiÂbat fatal. Tahun ini, terdapat 44.981 kasus rabies berujung keÂpada keÂmatian sebanyak 55 orang.
Bali, yang merupakan saÂlah satu daeÂrah endemis rabies di Indonesia, telah berhasil meÂnuÂrunkan angka kematian rabies ke 23 orang taÂhun lalu dari 82 orang paÂda 2010. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47