ilustrasi, New BeAT
ilustrasi, New BeAT
President Director AHM Yusuke Hori mengungkapkan, teknologi injeksi, diyakini mamÂpu mendongkrak penjualan HonÂda lebih meningkat lagi dan menÂdukung program pemerintah daÂlam menciptakan emisi gas yang ramah lingkungan dan heÂmat bahan bakar.
“AHM menargetkan sampai 2013, semua model sepeda motor yang dipasarkan akan mengguÂnakan teknologi injeksi yang leÂbih ramah lingkungan, sesuai standar emisi gas buang Euro 3,†kata Hori di acara peluncuran All New Honda BeAT PGM-FI di Jakarta, Kamis (11/10).
Untuk meramaikan pasar inÂjeksi ini, AHM pun meÂnamÂbahÂkan produk injeksi barunya di segmen matik, yakni All New Honda Beat FI. Motor ini meruÂpakan model ke delapan yang sudah menggunakan tekÂnologi injeksi, sejak perusahaan menÂdekÂlarasikan penggunaan mesin injeksi untuk semua sepeda moÂtornya pada November 2011.
Ke delapan model injeksi itu, yakni Revo AT, CBR 250, CBR 150, Supra X 125, PCX 150, Spacy, Vario dan All New Honda BeAT PGM.
“Langkah ini sebagai salah satu upaya AHM berkontribusi menÂciptakan langit biru yang ramah lingkungan,†ujar Hori.
Motor injeksi matik ini diklaim mampu menekan konsumsi baÂhan bakar hingga 30 persen deÂngan efisiensi mencapai 58 kiÂlometer per liter. All New BeAT PGM-FI dilengkapi dengan penÂdingin udara berkapasitas 108 cc yang dengan tenaga 6,27 kw paÂda putaran 8.000 rpm, dan torsi 8,68 Nm pada 6.500 rpm. DiÂtambah dengan sistem Combi Brake System (CBS) untuk keÂpakeman pengereman.
Selain itu, motor matik ini meÂmiliki bagasi skutik terbaru lima kali lebih besar dengan kapasitas 11,2 liter dan membuat pijakan kaki lebih luas untuk mencipÂtakan posisi mengendarai sepeda motor yang nyaman.
SeÂpeda motor terÂsebut akan diÂjualseharga Rp 12,9 juta per unit untuk varian cast wheel atau haÂnya Rp 250 lebih mahal dibanÂdingkan generasi sebeÂlumnya, dan untuk spoke wheel Rp 12,1 juta per unit. AHM juga menamÂbahkan varian baru BeAT dengan combi brake sysÂtem yang dibanÂdeÂrol seharga Rp 13,5 juta per unit.
Executive Vice President DiÂrector AHM, Johannes Loman meÂyakini pada 2014, AHM siap memproduksi kendaraan injeksi untuk seluruh produk terbaruÂnya. Loman menargetkan, penÂjualan matik barunya ini sebeÂsar 120 ribu unit per bulan.
“Komitmen kami dalam menÂciptakan produk injeksi ramah lingkungan tidak akan berhenti pada peluncuran model ini saja. Kami telah menyiapkan jaringan layanan purna jual yang luas deÂngan mekanik handal yang siap melayani konsumen setia HonÂda,†ujar Loman.
Loman mengÂungkapkan, dari delapan sepeda motor injeksinya mampu meÂnyumbang penjualan sebanyak 30-40 persen dengan total penÂjualan sekitar 700.000 hingga 800.000 unit. “Dengan pencaÂpaian ini, Honda, diyakini mamÂpu bersaing dengan komÂpeÂtiÂtorÂnya di industri motor IndoÂnesia,†ucap Loman.
Saat ini AHM memiliki 3.666 bengkel resmi di seluruh IndoÂnesia, yang didukung oleh penÂjuÂalan suku cadang sebanyak 7.381 gerai dan jaringan pemaÂsaran sebanyak 1.785 dealer. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23