Berita

karel susetyo/ist

Politik

Bakrie Group Bangkrut, Ical Lemah Seperti Tanpa Darah

JUMAT, 12 OKTOBER 2012 | 19:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kebangkrutan yang dialami Bakrie Group diyakini akan berpengaruh pada pencapresan Aburizal Bakrie. Sangat terbuka kemungkinan, kondisi tersebut akan mendorong pergolakan di internal Golkar, dimulai dengan upaya faksi non Ical untuk mengkritisi pencapresan Ical.

"Kekuatan politisi berbasis pengusaha adalah kapitalnya. Tanpa kapital maka Ical lemah bagai tanpa darah," kata analis politik dari Point Indonesia, Karel Susetyo, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (12/10).

Seperti diketahui, sejumlah perusahaan milik Ical kini dilanda utang triliunan rupiah. Dari laporan keuangan kuartal I-2012, ada tiga perusahaan Bakrie dengan utang terbesar, yakni Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) memiliki total utang Rp 8,6 triliun dengan total jatuh tempo 2012 Rp 2,3 triliun. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat berutang 3,69 miliar dollar AS dengan total jatuh tempo pada 2012 62 juta dollar AS. PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) berutang 295 juta dollar AS dengan total jatuh tempo 12 juta dollar AS.

Karel memastikan, kalau Ical memaksakan diri maju maka akan menjadi "bunuh diri politik" terkonyol yang pernah dilakukan oleh politisi Golkar.

Kebangkrutan perusahaan Bakrie Group kata dia lagi, dapat men-trigger munculnya koalisi lintas faksi di Golkar untuk menggulingkan Ical. Bisa digembar-gemborkan, "Ical jadi pengusaha saja bangkrut, masak mau jadi presiden? Mau jadi apa negeri ini dibuatnya?"

"Menurut saya baiknya Ical jadi king maker saja bersama Mega, SBY dan Prabowo. Itu lebih dikenang dalam sejarah Republik, dibandingkan memaksakan diri jadi Capres," demikian Karel. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya