Berita

sri sultan hb x

PELANTIKAN GUBERNUR YOGYA

Presiden Ingatkan Sri Sultan dan Paku Alam Jangan Sampai Ada Anggaran Negara yang Bocor

RABU, 10 OKTOBER 2012 | 11:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden SBY menegaskan perlunya jajaran pemerintah daerah untuk terus melakukan langkah-langkah terbaik guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, dan sekaligus efektif dalam mengemban semua tugas.

Hal itu disampaikan Presiden SBY saat melantik Sri Sultan Hamengkubowono X dan Sri Pakualam IX sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta di Gedung Agung Istana Negara, Yogyakarta hari ini (Rabu, 10/10).

"Saya mengetahui, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki kekhasan dan keunggulan, serta berbagai prestasi dalam pembangunannya. Provinsi ini unggul dan maju dalam bidang pendidikan, budaya dan pariwisata. Daerah istimewa Yogyakarta juga mencatat prestasi dalam industri kreatif, tingginya usia harapan hidup, dan sektor pendidikan yang merupakan komponen utama dalam Indeks Pembangunan Manusia," kata Presiden.

Sungguhpun demikian, sebagaimana provinsi-provinsi lain di Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta tentu memiliki tantangan dan pekerjaan rumahnya. Oleh karena itu, 5 tahun mendatang, Presiden berharap Sri Sultan dan Paku Alam dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan hal-hal yang sudah baik, serta terus bekerja keras untuk memperbaiki hal-hal yang belum baik.

"Secara khusus saya ingin menyampaikan agar Saudara Gubernur dan Wakil Gubernur dapat mengimplementasikan ideologi dan kebijakan dasar pembangunan kita yaitu ”pertumbuhan yang adil dan berkelanjutan” (sustainable growth with equity)," jelasnya.

Sesuai dengan strategi dan sasaran pembangunan nasional, Presiden juga ingin menekankan agar Provinsi daerah Istimewa Yogyakarta terus berupaya dan bekerja keras untuk melakukan sebelas program.

Yaitu, meningkatkan pertumbuhan ekonomi; menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak; terus melakukan pengurangan kemiskinan; menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok; meningkatkan kualitas pendidikan; meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Selebihnya adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur; meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat; menegakkan hukum dan keadilan, serta melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi; meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan terakhir semua itu dilaksanakan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

"Yang terakhir, tetapi tidak kalah pentingnya, saya juga berharap Saudara Gubernur juga melakukan pengawasan dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran," ungkapnya. 

Presiden mengingatkan, hindari penyalahgunaan dan kebocoran anggaran. Karena setiap rupiah anggaran negara pada hakekatnya adalah uang rakyat, yang harus digunakan oleh pemerintah secara berkelanjutan dalam mencapai kesejahteraan bersama.

"Demikianlah sambutan saya. Sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas kepada Saudara Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Saudara Paku Alam IX sebagai Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan kepada saudara-saudara dalam menunaikan amanah, untuk mewujudkan keadilan, ketentraman, dan kesejahteraan rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta," demikian Presiden. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya