Berita

ilustrasi

Inilah Lima Tokoh Muda yang Layak Digandeng jadi Cawapres pada 2014

JUMAT, 05 OKTOBER 2012 | 17:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ada lima tokoh muda nasional yang dinilai layak untuk digandeng menjadi calon wakil presiden pada Pilpres 2014.

Kelimanya adalah Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani; Ketua DPP Partai Golkar yang juga Wakil Ketua MPR RI; Hajriyanto Y Thohari; Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Mohammad Jumhur Hidayat; Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung; serta Wakil Gubernur Jawa Timur yang pernah duduk dalam kabinet pemerintahan SBY-JK, Syaifullah Yusuf.

"Kelimanya memiliki kepantasan yang memadai baik pengalaman berkiprah, kadar intelektual, pengakuan publik di tingkat nasional, semangat nasionalisme, dan merupakan elemen muda yang berorientasi pada agenda pemberdayaan rakyat kecil,” jelas Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan di Jakarta, Jumat (5/10).

Di samping itu, katanya, lima sosok tersebut bersentuhan dengan akar dukungan masyarakat maupun jaringan pergerakan kepemudaan di tanah air, termasuk dapat berkomunikasi dalam percaturan global untuk turut membangun kehormatan Indonesia di tataran internasional.

Selanjutnya, Syahganda mengharapkan figur-figur muda itu dapat dipertimbangkan dalam mekanisme penjaringan kepemimpinan nasional oleh berbagai partai politik, sehingga dapat melengkapi kekuatan para calon presiden yang sejauh ini mulai dimunculkan nama-namanya.

“Sebab, keniscayaan orang muda untuk tampil dalam bagian kepemimpinan bangsa memang sudah waktunya, agar berikutnya pada 2019 terjadi regenerasi kepada kaum muda secara penuh,” ujarnya.

Syahganda berpendapat, jika elemen muda tidak diikutsertakan dalam perjalanan kepemimpinan nasional, hal itu berakibat lahirnya pengurungan sejarah terhadap orang muda yang kini juga banyak diagendakan oleh bangsa-bangsa lain, di antaranya meliputi negara maju yang mengedepankan proses perkembangan demokrasi.

“Lebih dari itu, keberadaan elemen muda potensial akan menjadi terbenam dalam kurun sejarah perjalanan bangsa ke depan, bila tak didorong untuk menjadi pemimpin,” urainya.

Menurutnya, dengan berkiblat pada pengagendaan orang muda, kemajuan bangsa berikut langkah menumbuhkan kesejahteraan rakyat dapat dilakukan lebih sempurna sekaligus terakselerasi dalam kesatupaduan yang utuh.

Karena itu, upaya memuluskan alih generasi harus segera dimulai oleh tanggungjawab elit parpol dan unsur kepemimpinan lain di Indonesia, dengan menghadirkan figur muda masuk sebagai pasangan capres yang akan berlaga di ajang Pilpres mendatang.

Ia juga menambahkan, penghadiran kaum muda dalam memperkuat aspek kepemimpinan bangsa, boleh jadi tidak harus terpaku berdasarkan jumlah yang telah disebutkan, mengingat lapisan muda cukup tersebar di basis kebangsaan lainnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya