Berita

Kemenhub dan Pemkot Palembang Terbaik dalam Pelayanan dan Minim Suap

KAMIS, 04 OKTOBER 2012 | 15:38 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK) tahun 2012 di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (4/10).

PIAK merupakan salah satu langkah preventif KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Melalui PIAK inilah, teruji instansi pemerintah dengan layanan publik terbaik dan minim suap.

Secara keseluruhan nilai rata-rata PIAK tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu 2011, dari 4,50 meningkat menjadi 5,34.


"Dari tahun ke tahun di kementerian, lembaga dan pemda ada peningkatan dan ada korelasi positif. Investasi naik, retribusi naik," kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqaddas di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/9).

PIAK tahun ini melibatkan 36 instansi, yakni 23 instansi pusat dan 13 pemerintah daerah. Untuk instansi pusat, ada 14 instansi yang mendapat nilai di atas 6. Lima besar diantaranya adalah Kementerian Perhubungan (7,56), Kementerian Perdagangan (7,49), Kementerian ESDM (7,23), Kementerian Dalam Negeri (6,99) dan Kementerian Kehutanan (6,99).

Sementara untuk tingkat pemerintah daerah, terdapat tiga instansi dengan nilai diatas 6,00, yaitu Pemkot Palembang (7,38), Pemkot Manado (7,23) dan Pemkot Medan (7,15).

Di Pemkot Palembang sendiri hampir 100 persen secara bertahap pegawai PLN diberhentikan dan diganti yang baru jika terindikasi melakukan praktek KKN.

"Program itu memiliki signifikasi ujung-ujungnya yang konkrit agar pelayanan publik menjadi meningkat" demikain Busro.[dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya