Berita

Anas Sudahlah, Lempar Handuk Putih Saja

RABU, 03 OKTOBER 2012 | 23:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, kembali meminta Anas Urbaningrum mundur. Menurutnya, Anas lebih baik legowo, jangan karena ulahnya lalu perahu besar Partai Demokrat jadi karam.

"Sudahlah, Anas lempar handuk putih aja," kata dia kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (3/10).

Ruhut minta Anas menghadapi segala dugaan keterlibatannya dalam berbagai dugaan korupsi, termasuk dalam kasus proyek PLTS di Kemenakertrans sebagaimana disampaikan M. Nazaruddin.


Dalam kasus PLTS, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, terpidana kasus suap Wisma Atlet itu mengungkap, Anas mengatur pertemuan di rumah dinas Menakertrans untuk membicarakan proyek senilai Rp 8,9 miliar itu. Selain dirinya, menurut Nazar, Wakil Sekjen Demokrat Saan Mustopa, Erman Suparno selaku Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Anas hadir dalam pertemuan tersebut.

Ruhut benar-benar geram karena kelakuan segelintir oknum kader Demokrat membuat citra partainya buruk.

"Aku minta tolong sama KPK, coba segeralah temukan alat bukti itu biar kami tidak terus tersandera. Aku takut ketemu dua alat buktinya menjelang pemilu nanti, apa jadinya coba. Coba ingat, Miranda Goeltom baru dihukum setelah beberapa tahun kemudian. Terus aku kan gak bisa juga bilang hentikan menelusuri keterlibatannya (Anas). Ini masalah hukum," imbuhnya.

Ruhut mengatakan, tuduhan Nasaruddin tidaklah main-main, apalagi mengada-ada. Buktinya, korupsi Hambalang yang dibukannya kini dalam tahap penyidikan dan sudah ada tersangkanya.

"Nazar itu orang normal, orang waras. Aku ini sering mengkritik Nazar, tapi karena aku orangnya lurus makanya gak pernah diserang," tandasnya.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya