Berita

Dunia

16 Gerilyawan Taliban Tewas dalam 24 Jam

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2012 | 16:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya 16 gerilyawan Taliban tewas hanya dalam kurun waktu 24 jam operasi militer bersama digelar di Afghanistan. Demikian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.

"16 gerilyawan bersenjata Taliban dan 22 lainnya ditahan dalam 24 jam terakhir," ujar kementerian itu dalam sebuah pernyataan, sebagaimana yang dilansir Xinhua (Minggu, 30/9).

Polisi Nasional Afghanistan (ANP), tentara Afghanistan dan pasukan koalisi yang dipimpin NATO melancarkan operasi pembersihan bersama di Provinsii Sar e Pul, Kandahar, Uruzgan, Wardak, Logar, Herat, Farah, Ghor dan Helmand. Operasi ini  bertujuan untuk mengintensifkan operasi pembersihan terhadap Taliban dan kelompok gerilyawan  di Afghanistan.


Operasi militer gabungan ini juga berhasil menemukan dan menyita senjata gerilyawan Taliban.

Namun demikian, Kementerian itu tidak menyebutkan jumlah korban tewas dan terluka di pihak pasukan keamanan. [ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya