Berita

Armansyah Siregar digendong ibunya/rmol

Armansyah Siregar, Bocah Penderita Tumor Saraf di Mata Masih Belum Dapat Kamar di RSCM

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2012 | 22:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menyedihkan, Armansyah Siregar, bocah berusia 2 tahun sepuluh bulan yang mengalami tumor ganas di saraf mata  ini belum juga mendapatkan ruangan di RSCM Jakarta. Hal ini terjadi sejak ia tiba dari Medan pukul 18.00 WIB, hingga kini, sekitar pukul 20.40 WIB. Sekarang Arman hanya menangis dipangku ibunya di ruang tunggu pasien RSCM.

Arman mengalami tumor ganas di saraf mata sejak Agustus 2012 lalu, sebelumnya anak dari pasangan Sahman Sahyuti Siregar (23) dan Selvinaria Siahaan (25) sudah pernah di rawat di RS Adam Malik Medan. Namun tak juga sembuh, bahkan ia dirujuk ke RSCM Jakarta.

Sekarang kondisi bocah yang berdomisili di Lingkungan Temutua Kelurahan Kota Pinang Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumut kini mengalami kebutaan.


"Pertama masuk (RS Adam Malik), anak saya masih bisa melihat. Sekarang matanya udah copot, sekarang sudah buta. Kemarin saya sudah tanam (kubur) matanya," ujar ayah Arman, Sahman Sahyuti Siregar di RSCM Jakarta sesaat lalu, Jumat (28/9)

Sahman menceritakan, anaknya dirawat di RS Adam Malik seperti disepelekan. Tidak ada penanganan serius, hanya dinfus saja.

Sahman kemudian menceritakan awal-awal anaknya menderita tumor ini. Berawal pada awal bulan Ramadan lalu. Saat itu muncul tanda kebiru-biruan di sekitar bola mata Armansyah. Karena khawatir membahayakan kesehatan, Sahman kemudian membawa sang buah hati ke spesialis mata di Labusel dan RS di Rantauprapat.

"Waktu Di RS Rantauprapat itulah anakku divonis menderita tumor syaraf," bebernya

Kini Sahman dan keluarga hanya berharap agar anaknya agar secepatnya bisa dirawat agar sembuh dan bisa pulang ke rumah. "Saya berharap anak saya cepat bisa diperiksa dan secepatnya sembuh, walaupun kini sudah tidak dapat melihat. Itu saja," harap Sahman.[arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya