Berita

pks/ist

PKS: Revisi UU KPK Harus Menguatkan, Bukan Melemahkan

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2012 | 21:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pada dasarnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tapi, berhubung sekarang revisi UU KPK sudah masuk program legislasi nasional, maka PKS harus tetap mengawal agar UU KPK yang baru tidak melemahkan KPK.

"Kalaupun dilakukan revisi, itu adalah dalam rangka menguatkan KPK," ungkap Ketua FPKS, Hidayat Nur Wahid kepada wartawan, di kantor PBNU Jalan Kramat Raya 104, Jakarta Pusat, Kamis (27/9).

KPK menurut Hidayat, memang memerlukam penguatan. Misalnya, supervisi yang maksimal terhadap lembaga-lembaga hukum yang lain, seperti polisi dan jaksa. Atau bagaimana sumber untuk menghadirkan penyidik independen bagi KPK.


"Kemarin seolah-seolah KPK tersandera oleh polisi sehingga ketika penyidik polisi ditarik, KPK seperti tidak bisa melakukan proses penyidikan. Kemudian, untuk memaksimalkan diri, muncul wacana penyidik dari independen. Itu kalau diatur uu, tentu menjadi penguatan KPK. Tentunya kami menolak kalau revisi itu pembonsaian atau menghapuskan keberadaan dari KPK," ujar mantan Presiden PKS ini

Secara prinsip PKS kata Hidayat tetap dalam posisi untuk tetap berjuang memberantas korupsi, menghadirkan komitmen bahwa selama ini PKS mendung penguatan KPK. "Pokoknya PKS dalam posisi penguatan KPK," pungkas Hidayat. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya