Berita

saan mustopa/ist

Korupsi PLTS Tidak Ada Hubungannya dengan Anas Urbaningrum

RABU, 26 SEPTEMBER 2012 | 16:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Saan Mustopa selesai digarap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2008 dengan tersangka Neneng Sri Wahyuni. Ia keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 14.30 WIB.

Anggota Komisi Hukum DPR ini mengungkapkan, kalau kasus PLTS tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya ataupun Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

"Tidak ada hubungannya. Apalagi saya kan tidak diinikan (tersangka) juga. Saya hanya klarifikasi," ujar Saan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/9)


Saan pun mengaku, tidak terlalu banyak pertanyaan yang dilontarkan penyidik KPK kepada dirinya.

"Enggak banyak, kurang lebih tujuh pertanyaanlah," cetusnya.

Semua pertanyaan, sambungnya menyindir soal penganggaran. "Semua soal penganggarannya, dan saya tidak tahu menahu soal penganggarannya," ucapnya lagi.

Ia pun menyerahkan semua proses hukum ini kepada lembaga pimpinan Abraham Samad cs. "Kita serahkan kepada KPK aja. Kita ikuti aja apa yang KPK lakukan. Kita hormati," ungkapnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya