Berita

Dunia

Mertua Mantan Presiden Somalia Tewas Ditembak

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2012 | 17:48 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang anggota parlemen Somalia yang baru saja terpilih, ditembak mati oleh seorang yang tidak di kenal tepat di depan rumahnya yang berada di wilayah kota Mogadishu, pada Sabtu (22/9).

Pemerintah Somalia mengatakan Mustafa Haji Maalim dinyatakan meninggal dunia usai dilarikan ke rumah sakit, akibat luka-luka parah yang dideritanya. Sejumlah saksi mengatakan pelaku pembunuhan Maalim berjumlah dua orang. Pelaku mengenakan topeng dalam melancarkan aksinya di distrik selatan Waberi, Mogadishu.

"Tindakan pengecut, pembunuhan terencana dan pemboman membabi buta tidak bisa mencegah keberanian, kegigihan dan tekad yang luar biasa dari rakyat Somalia dalam mengatasi hambatan yang terjadi hingga saat ini," ujar perwakilan khusus PBB, Agustinus P. Mahiga, sebagaimana dikutip CNN (Minggu, 23/9).


Maalim merupakan ayah mertua dari mantan Presiden Somalia, Sheikh Sharif Ahmed. Ahmed berkuasa di Somalia dari 2009 hingga baru-baru ini digantikan oleh Hassan Sheikh Mohamud, seorang pendatang baru di dunia politik Somalia yang pernah bekerja untuk PBB dan beberapa organisasi internasional.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya gelombang kekerasan di negara Afrika timur itu, dalam beberapa pekan terakhir yang telah mengakibatkan puluhan orang tewas. Selain itu, saat ini Somalia sedang dalam masa transisi, dimana rakyat Somalia baru saja memilih anggota parlemen, legislatif dan presiden baru.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya