Berita

Serangan Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan Tiga Pejuang Al-Qaeda

SABTU, 22 SEPTEMBER 2012 | 16:39 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tiga orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak yang diduga milik AS di wilayah barat laut Pakistan dan di sepanjang perbatasan Afghanistan. Serangan mengenai sebuah kendaraan yang sedang melintas di daerah Dattakhel di Waziristan Utara, yang merupakan satu dari tujuh wilayah yang dikuasai pejuang Al-Qaeda.

"Tiga orang yang tewas berada di mobil tersebut, mobil benar-benar hancur," kata pejabat keamanan itu sebagaimana diberitakan kantor berita Al Jazeera, Sabtu (22/9).

"Identitas gerilyawan tidak jelas tapi sebagian besar daerah ini diduduki oleh anggota kelompok komandan militan Gul Bahadur," kata seorang pejabat keamanan di Peshawar.


"Kami mendapat laporan bahwa dua militan kelompok Gul Bahadur juga terluka dalam serangan itu," kata pejabat keamanan lainnya kepada AFP.

Saksi mengatakan bahwa suara serangan terus melayang di atas wilayah itu setelah serangan. Suasana sangat mencekam dan warga ketakutan.

Serangan terjadi sehari setelah protes kekerasan di Pakistan terhadap film yang merendahkan Nabi Muhammad yang diproduksi di AS dan telah menewaskan sedikitnya 17 tewas akibat protes yang terjadi merata di Timur Tengah, Asia dan Afrika.

Pakistan menentang serangan ini karena dapat meningkatkan sentimen anti-AS dan mendorong kuatnya dukungan bagi kelompok-kelompok bersenjata.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya