Berita

prabowo subianto

Ini Yang Harus Diperhatikan Prabowo Sebelum Gandeng Puan Maharani

SABTU, 22 SEPTEMBER 2012 | 12:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagai pribadi dan pimpinan sebuah partai politik, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (PS) berhak penuh memilih siapa yang dianggapnya tepat sebagai cawapresnya pada 2014 mendatang. Termasuk apabila  Puan Maharani, Ketua Fraksi PDIP yang juga cucu serta anak mantan Presiden RI.

Namun demikian, Prabowo tentunya juga perlu mempertimbangkan kondisi objektif yang sedang berkembang dalam perpolitikan Indonesia serta arah kehendak rakyat Indonesia.  Khususnya, bagaimana pandangan rakyat yang semakin kritis dan tidak lagi memercayai parpol sebagai representasi asiprasi mereka.

"Juga PS perlu memperhitungkan kapasitas, rekam jejak dan pengalaman PM sebagai politisi dan pemimpin. Sebab seorang wapres, secara konstitusional, bisa saja mengemban tugas Presiden dalam hal-hal tertentu," ujar pengamat politik AS Hikam (Sabtu, 22/9).

Puan, di mata Hikam, adalah seorang tokoh rising star dan berpotensi menjadi pemimpin serta negarawati di Republik ini. Namun ia masih perlu proses dan pengalaman yang cukup dan tidak terkesan "dikarbit,"  kebiasaan di Indonesia yang buruk dalam rekrutmen pemimpin.

"PS bisa saja mengabaikan semua pertimbangan ini. Namun resikonya juga dia bisa kehilangan kans yang besar sebagai Presiden RI hanya karena terlalu tergoda oleh eforia dan tekanan koalisi partai!" demikian Hikam.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo Subianto memberi sinyal partainya bakal melanjutkan 'kemesraan' dengan PDIP di Pilgub DKI dalam Pilpres 2014. 

Prabowo mengatakan, sangat terbuka bagi dirinya untuk berduet bersama putri Megawati, Puan Maharani sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres mendatang. "Ya bisa saja itu," singkat Prabowo, di DPP Partai Gerindra, Jalan Harsono RM No. 54 Ragunan Jakarta Selatan, Kamis (20/9). [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya